PALEMBANG, fornews.co – Setelah pedayung putri menyumbangkan perunggu, tim putra tak mau ketinggalan. Bahkan tim putra yang turun di nomor dayung kelas ringan empat putra (LM4-) menyumbangkan medali perak.
Tim putra Indonesia tak mampu mengejar tim China yang finis terdepan dengan catatan waktu 6:28.07. Indonesia masuk garis akhir di posisi kedua dengan waktu 6:31.08. Di posisi ketiga ada tim Uzbekistan yang membutuhkan waktu 6:38.40 untuk menyentuh garis finis di tempat ketiga.
“Di pertandingan tadi kami sudah mengeluarkan kemampuan terbaik. Memang rezeki belum berpihak pada kami walaupun kami sudah all out dan sangat maksimal sekali tadi,” ujar Ihram mewakili rekan-rekannya.
Pada pertandingan tadi, peluang Indonesia meraih hasil lebih baik sebenarnya cukup terbuka. Jarak antara Indonesia dan China di 1.000 meter masuk 1.250 meter sangat dekat. Namun tim China melakukan sprint menjelang finis dan sukses masuk finis pertama.
“Target kami berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan medali. Pengen dapat emas, tapi mereka (China) lebih kuat tenaganya karena mereka latihan lebih keras. Kami juga harus latihan lebih keras lagi untuk menghadapi kompetisi kedepan,” ujar Ali Buton.
Keempat pedayung putra Indonesia ini yaitu Ihram, Ali Buton, Ardi Isadi, dan Ferdiansyah akan kembali turun bersama empat pedayung lainnya dalam final nomor kelas ringan delapan putra (LM8+), Jumat (24/08). “Mudah-mudahan dapat (medali) lebih dari ini. Semoga besok kita dapat emas,” tutur Ali yang diamini rekan-rekannya. (ije)
















