MUARADUA, fornews.co – Desa Muara Sindang Hilir, Kecamatan Sindang Danau, Kabupaten OKU Selatan, dirikan gardu khusus perokok. Gardus Rosa (Gardu Khusus Perokok Desa) begitu nama yang disematkan pada kawasan rokok tersebut.
Didirikanya pojok Gardus Rosa itu, upaya mendukung Perbup Nomor 18 Tahun 2018 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan rencana pembentuka Perda di tahun 2020 mendatang, serta kelengkapan penunjang dalam akreditasi Puskesmas di kecamatan itu.
Kabid P2K Dinas Kesehatan, Marlis Abadi SKm mengatakan, inovasi tersebut merupakan kepedulian terhadap kesehatan di masyarakat terkhusus kepada perokok aktif untuk tidak meracuni perokok pasif di sekitarnya. Karena merokok sangat tidak baik untuk kesehatan bagi anak – anak maupun dewasa, sehingga didirikanlah gardu khusus di desa tersebut.
“Itu upaya dalam meujudkan KTR. Artinya dengan adanya gardu khusus diharapkan para perokok di wilayah itu dapat memanfaatkanya dan tidak untuk merokok di daerah seperti Pusyankes, perkantoran, area bermain anak dan fasilitas umum lain,” katanya, Selasa (17/06).

Lebih lanjut Marlis mengatkan, jika desa Muara Sindang Hilir, merupakan desa yang dipilih di kecamatan itu untuk dibuat pojok gardu khusus perokok.
“Gardus Rosa telah kita resmikan di kecamatan itu. Harapan ke depan, daerah, desa serta kecamatan lain juga dapat mewujudkan inovasi seperti itu. Apalagi kabupaten ini telah mengeluarkan Perbup tentang larangan merokok di tempat umum,” katanya.
Ditambahkan Marlis, inovasi tersebut merupakan bentuk kepedulian kita dari Dinas Kesehatan terhadap kesehatan di masyarakan terutama ancaman dari penyakit berbahaya yang dapat diakibatkan daripada rokok.
“Ini sebagai langkah konkrit untuk meujudkan Perda KTR pada tahun 2020 mendatang. Karena, jika perda telah keluar otomatis setiap daerah harus memiliki khus tempat perokok, dan apabila masih melanggar akan dikenakan denda sanksi sesuai Perda itu nantinya,” terangnya.
Selain itu, inovasi tersebut merupakan bagian dari syarat dalam peningkatan akreditasi Puskesmas kecamatan.
“Termasuk juga syarat untuk peningkatan akreditasi. Kita juga berterima kasih kepada pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan pemuda desa diwilayah itu yang sangat mendukung inovasi ini,” pungkasnya. (sub)

















