YOGYAKARTA, fornews.co—Diguyur hujan berjam-jam talud Kali Winongo, Serangan, Ngampilan, longsor sepanjang sebelas meter.
Meski peristiwa yang terjadi pada Jum’at (3/1/2020) malam, pukul 23.30 WIB tidak memakan korban jiwa, namun jalan kampung yang berada di atas talut diperkirakan mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.
Longsoran talut setinggi tiga meter, selebar lima meter, juga mengancam keberadaan tiga rumah warga Serangan RW 01, RT 05 dan 06; milik Parmin, Agus dan Bambang, yang tidak jauh Kali Winongo.
Baca: Disasar Angin Puting Beliung Pohon Tua Terpaksa Ditebangi


Untuk menghindari bahaya longsor susulan, akses jalan kampung di sekitar longsoran ditutup. Warga sekitar bantaran Kali Winongo juga disiagakan.
“Saya mendengar suara gemuruh dan keluar rumah,” kata Suparmin Muhadi kepada fornews.co.
Suparmin tidak menyangka hujan yang menguyur sejak Jum’at sore membuat talut Kali Winongo longsor.
Setelah dihubungi Ketua RT setempat Polsek dan Koramil Ngampilan bersama sejumlah Tim Rescue Yogyakarta segera mengatasi longsor, lanjut Parmin, mereka membawa peralatan juga menutup longsoran dengan terpal agar tidak terkena hujan.
Baca: Angin Puting Beliung Obrak-abrik Sindumartani

“Saya salut sama petugas,” kata Suparmin, “mereka bergerak cepat setelah mengetahui ada longsor di Kali Winongo.”
Namun Parmin khawatir longsor semakin melebar dan merembet ke sejumlah rumah penduduk.Warga yang mengetahui longsor langsung berdatangan dan bergerak cepat.
Salah seorang warga yang menolak ditulis namanya menuturkan kejadian parah pernah terjadi sebelum jembatan diperbaharui. Banjir besar pernah mengobrak-abrik rumah penduduk di bantaran Kali Winongo.
“Dulu talut ini terendam hingga sepaha,” tuturnya sambil menunjuk batas ketinggian air ke salah satu dinding bangunan.
Bahkan derasnya air dari atas menyebabkan bangunan di pinggiran Kali Winongo hancur karena banjir tak cepat surut.
Baca: Garebeg Besar Kraton Yogyakarta

Dibantu Polsek dan Koramil Ngampilan, Polresta Yogyakarta, Pareanom, Tugu Komuniti, Linmas Kota Yogyakarta, dan aksi cepat tanggap bencana dari TRC DIY, TRC Kota, Tagana Kota, KTB Serangan, serta Code-X, longsoran dapat diminimalisir.
Kali Winongo memiliki panjang 43,75 kilometer berhulu di Kaliurang, Turi, Pakem, Sleman dan bermuara di Kretek Bantul. Kaliwinongo merupakan salah satu kali yang mengapit Kraton Yogyakarta. (adam)
instagram:
FORNEWS RESMI
@fornewsofficial
facebook:
fornews.co
FORNEWS BIRO JOGJA
instagram:
@fornewsjogja
youtube:
Fornews Jogja

















