PALEMBANG, fornews.co – Ketua Umum Terpilih KONI Sumsel Hendri Zainuddin mentargetkan perbaikan prestasi di PON XX Papua.
“Kita belum bisa mematok target finis di peringkat berapa. Yang penting kita perbaiki dari PON Jawa Barat lalu. Dulu kita berada di peringkat 21, kalau bisa di PON Papua naik ke 15 atau 16,” ujar HZ saat menjadi pembicara pada Fornews Forum di Siber Workspace, Sabtu (04/01) malam.
Menurut HZ, setelah terpilih menjadi Ketua Umum KONI Sumsel, dirinya pun langsung berkoordinasi dengan Gubernur Sumsel Herman Deru. Selain membicarakan pembinaan dan pengembangan olahraga di Sumsel, HZ juga melaporkan persiapan kontingen PON XX Papua. Termasuk soal pendanaan untuk pengadaan fasilitas bagi atlet.
“Dari koordinasi dengan gubernur, untuk perjalanan ke Papua maupun Pelatda, Insyaallah terpenuhi lah yang kita bicarakan di rakor dengan 15 cabor yang lolos ke PON Papua baru-baru ini,” kata HZ.
Selain Ketua Umum KONI Sumsel, Fornews Forum juga menghadirkan Ketua Umum Pengprov FPTI Sumsel Beni Hernedi. Beni mengatakan, harapan besar diberikan pengurus cabang olahraga kepada pengurus KONI Sumsel di bawah kepemimpinan Hendri Zainuddin.
“Kami percaya dengan pengurus KONI Sumsel yang baru bahwa pembinaan olahraga di Sumsel lebih maju dari sebelumnya. Apalagi pak Hendri ini pengalamannya mengurus olahraga sudah tidak perlu diragukan. Ditambah lagi kedekatan dia dengan Gubernur, akan menjadi keuntungan tersendiri bagi KONI Sumsel, karena harus diakui dukungan kepala daerah menjadi salah satu syarat kemajuan olahraga,” tuturnya.
Beni menerangkan, FPTI Sumsel akan berupaya memberikan hasil terbaik di PON Papua nanti. Bermodalkan 4 tiket PON, para climber Sumsel bisa turun hingga 8 nomor nantinya.
“FPTI Sumsel bidik target medali. Tidak hanya medali, tapi medali emas,” tegas Beni.
Wakil Bupati Muba ini menambahkan, pada Porwil Sumatra X Bengkulu 2019, panjat tebing telah menunjukkan potensi mampu berbicara banyak di PON Papua nanti. Raihan 2 medali emas, 2 perak, dan 1 perunggu pada Porwil menjadi modal untuk bersaing dengan pemanjat nasional.
“Prestasi panjat tebing Sumsel terus menanjak. Oleh karenanya kami butuh dukungan luar dalam dari semua pihak termasuk KONI. Apalagi atlet Sumsel atas nama M Hinayah pernah menduduki peringkat 4 dunia. Jadi sebenarnya kalau dibina dengan baik, atlet kita bisa bersaing di level nasional dan internasional,” tukas Beni. (ije)

















