YOGYAKARTA, fornews.co—Diguyur hujan lebat lebih dari dua jam debit air Kali Progo meningkat, akibatnya groundsill pengontrol arus air di Desa Trimurti, Srandakan, Bantul, jebol, Kamis (5/3/2020) lalu.
“Pagi sudah jebol, kejadiannya mungkin malam hari,” kata Tukijo, warga Srandakan, Sabtu.
Derasnya arus Kali Progo juga merusak lahan wedi kengser di sisi timur sungai menghanyutkan tanaman pakan ternak milik warga.
Kata Tukijo, jebolnya dam, sebutan warga setempat, karena ada ruang kosong di dalam groundsil akibat tanah tergerus air.


Pihak kepolisian setempat mengimbau kepada warga yang tinggal di bantaran Kali Progo untuk waspada terhadap ancaman bahaya banjir.
“Banjir bisa saja terjadi melihat cuaca ekstrem di penghujung musim penghujan,” kata Kapolsek Srandakan, Kompol Muryanto.
Dari pantauan Fornews Biro Yogyakarta, hingga Ahad (8/3/2020), Groundsill Kali Progo yang jebol masih dalam kondisi rusak.
Mengantisipasi bahaya cuaca ekstrem warga berharap kepada pemerintah kerusakan dapat segera diperbaiki agar tidak semakin berdampak parah dan berujung banjir besar. (adam)
FORNEWS OFFICIAL
instagram:
@fornewsofficial
facebook:
fornews.co
FORNEWS BIRO JOGJA
instagram:
@fornewsjogja
youtube:
Fornews Jogja

















