
PENDOPO, Fornews.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PALI langsung mengambil langkah setelah munculnya keluhan warga terkait mahalnya tarif ambulans di Puskesmas Abab, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI.
Kepala Dinkes Kabupaten PALI, Lydwirawan mengatakan, pihaknya akan menggunakan dana dari Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) yang dikucurkan pemerintah pusat untuk daerah-daerah termasuk Bumi Serepat Serasan ini.
“Kita telah ajukan dan secepatnya sudah bisa direalisasikan, sehingga masyarakat yang ingin menggunakan jasa ambulan tidak perlu lagi membayar biaya yang dianggap cukup mahal. Setidaknya langkah itu bisa menguranggi beban bagi para keluarga pengguna ambulan,” ucapnya.
Terkait adanya pemanggilan kepada pimpinan Puskesmas Abab, Eni Hertiana, mengakui ternyata tidak bisa ditindaklanjuti lebih dalam. Sebab, uang yang dipungut dan dikeluhkan masyarakat tersebut, semuanya murni untuk biaya operasional ambulan.
“Setelah dijelaskan Kepala Puskesmas Abab, ternyata uang yang dipungut kepada warga tersebut untuk biaya operasional, mulai dari ongkos minyak hingga biaya sopir ambulan. Jadi untuk mengatasi itulah, kita akan bantu biaya operasionalnya melalui BOK,” pungkasnya. (son)

















