
PALEMBANG-Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PU Pengairan Provinsi Sumsel Ir Rinhardi mengharapkan, dapat terbangun komitmen antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta stakeholder lainnya, dalam pelaksanaan Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Sumber Daya Air (OPPSDA).
Selain itu, mampu merumuskan langkah-langkah strategis sebagai upaya mendukung terwujudnya pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) yang berkelanjutan, dan mengevaluasi pelaksanaan OP tahun 2016.
“Program kedaulatan pangan adalah satu fokus utama pemerintah dengan sasaran utama adalah swasembada beras, sehingga dalam 3 tahun kedepan produksi beras domestik dapat mengalami surplus 10 juta ton melalui perbaikan saluran irigasi, pembangunan irigasi baru maupun pembangunan waduk dan pemenuhan kebutuhan air di semua sektor,” ujarnya, disela-sela acara Konsultasi Regional OPPSDA wilayah I dan III tahun 2016 di Griya Agung Palembang, Selasa (27/9) malam.
Rinhardi melanjutkan, konsultasi regional OPPSDA ini diikuti utusan dari 9 provinsi Wilayah I yakni Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Lampung, Bengkulu dan Bangka Belitung.
Untuk wilayah II ada 7 Provinsi yaitu Provinsi Gorontolo, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat dan Bali serta 4 Provinsi tamu peninjau Wilayah II dan III terdiri Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Maluku dan Papua Barat dengan jumlah seluruh peserta sebanyak 458 orang.
Sementara, Wakil Gubernur Sumsel H Ishak Mekki menuturkan, banyak sekali pembangunan di bidang SDA baik itu dari dana pusat maupun APBD Provinsi Sumsel. Bahkan, Pemprov Sumsel sangat fokus dalam pengelolaan SDA karena merupakan sumber utama penduduk baik di rumah tangga dan industri.
“Untuk peningkatan SDA, Pemprov Sumsel melakukan berbagai pembangunan baik itu pembangunan irigasi dan sungai. Terbukti di Sumsel untuk ketahanan pangan berhasil yang cukup besar sebagai penopang ketahanan pangan nasional. Untuk menjaga semua itu haruslah meningkatkan pembangunan SDA dan memelihara irgasi dan juga kanal-kanal baik primer maupun sekunder,” katanya. (tul)
















