JAKARTA, fornews.co – Timnas Triathlon Indonesia optimis mengukir prestasi di ajang SEA Games 2019.
Diperkuat empat atlet yaitu Jauhari Johan (32 tahun), Eva Desiana (29), M Ahlul Firman (21) dan Nethavani Octarina, Indonesia diyakini membawa pulang 5 medali SEA Games 2019 baik dari triathlon maupun duathlon.
“Berdasarkan data yang ada, Jauhari Johan dan Eva Desiana berpeluang meraih medali emas dan perak di Duathlon. Di Triathlon, Ahlul Firman dan Nethavani masing-masing berpotensi meraih medali perak, dan untuk mixed relay kita harapkan bisa mendapat medali perak,” ujar Akbar ditemui saat Latihan Gabungan di Rocca Space, Senayan, Minggu (24/11).
Akbar juga mengatakan bahwa Olimpiade 2024 adalah target utama dari timnas triathlon dan saat ini tim tengah berupaya mengumpulkan poin.
“Kami optimis dengan terjunnya Ahlul dan Nethavani di ajang ini akan menjadi langkah awal yang baik untuk persiapan Indonesia di Olimpiade 2024, karena hasil maksimal di pesta olahraga Asia Tenggara ini bisa menambah poin individu para atlet untuk lolos ke Paris,” katanya.
Akbar pun telah membuat formula latihan khusus untuk meningkatkan kemampuan atlet setelah sebelumnya mereka melakukan latihan khusus di Pelatnas Bandung dan Camp Jasalindo Malang untuk SEA Games ini.
“Persiapan kami sudah oke, yang utama adalah menyiapkan mental,” tutur Jauhari Johan pada kesempatan yang sama.
Atlet asal Sumatra Selatan yang telah terjun dalam kejuaraan lari dan triathlon selama 12 tahun ini dipercaya bisa membawa pulang medali emas.
Ahlul Firman yang sebelumnya menjadi satu-satunya atlet yang diturunkan dalam nomor triathlon putra Asian Games 2018 optimis hasil SEA Games akan lebih baik.
“Kali ini persiapan saya lebih matang. Sejak berlaga di tahun lalu, saya memang sudah menargetkan akan bawa pulang medali di SEA Games 2019,” ujarnya.
Eva Desiana pun demikian, masuk ke pelatnas sejak 2015, atlet asal Pariaman, Sumatra Barat ini terus membuktikan bahwa perempuan bisa berprestasi di cabang olahraga Triathlon.
“Tanpa memandang stereotype, kami para atlet harus bisa fokus, disiplin dan gigih berlatih. Dukungan dari masyarakat dan teman-teman komunitas Triathlon juga menambah semangat kami mengukir prestasi,” tegasnya.
Nethavani, atlet triathlon termuda yang berangkat ke Manila optimis bisa mencetak poin maksimal untuk persiapannya di Olimpiade 2024.
“Walau fokus ke Olimpiade 2024, saya tetap optimis bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia di SEA Games,” katanya.
Nethavani dengan prestasinya hingga saat ini, digadang termasuk dalam lima besar atlet triathlon dunia untuk kelompok usia yang sama.
Ketua Umum Federasi Triathlon Indonesia, Mayor Jenderal TNI Joko Warsito menambahkan, dengan manajemen baru Federasi Triathlon Indonesia, seluruh elemen akan disinergikan baik komunitas, pembina, atlet, dan organisasi demi tujuan jangka panjang Triathlon Indonesia menuju Olimpiade 2024. Menurut Joko, cabang olahraga ini memang terbilang masih sangat baru di Indonesia dan harapannya semakin banyak orang yang menaruh minat, semakin banyak pula dukungan yang bisa diberikan para atlet yang berjuang untuk bangsa dan negara.
SEA Games 2019 dijadwalkan berlangsung pada 30 November hingga 11 Desember, sedangkan untuk cabang olahraga Triathlon akan digelar pada 1-4 Desember 2019. Kontingen Indonesia akan memberangkatkan sekitar 773 atlet. Dari 56 cabang olahraga yang dipertandingkan, Indonesia akan mengikuti 49 cabang olahraga. (ije/rel)

















