
PALEMBANG-Putri Amelia Natasya (9), penderita jantung bocor, masih terbaring lemas dan tetap mengembangkan senyum, ketika Ketua Dewan Wilayah Pergerakan Indonesia Maju (DW PIM) Sumsel Kemas Khoirul Mukhlis bersama pengurus, mendatangi rumahnya di kawasan Kamboja, Selasa (06/12).
Kehadiran Kemas Khoirul Mukhlis yang langsung disambut ibu kandung Putri, Adis (30) tersebut, untuk memberikan bantuan terhadap Putri. “Anak seusia Putri ini seharusnya bermain dengan kawan-kawan seusianya. Bukan seperti ini, hanya tergolek lemah tak berdaya. Tentu kami sangat prihatin dengan kondisi Putri dari apa yang dideritanya,” ungkap Mukhlis.
Dihadapan Adis, Mukhlis menuturkan, selain memberikan bantuan, PIM Sumsel juga berjanji akan menyediakan tiket pesawat untuk Putri dan Keluarganya ke Jakarta, untuk menjalani pengobatan. “Insya Allah, nanti saya bicarakan dengan teman-teman yang lainnya, agar ada solusi terbaik untuk anak ini. Setidaknya biaya keluarga yang merawat nantinya,” ujarnya.
Sementara, Adis menerangkan, bahwa sakit yang diderita anaknya tersebut sudah cukup lama. “Menurut dokter yang merawatnya, jantung Putri hanya berfungsi 50% saja. Makanya, anak saya ini harus segera dirujuk ke RSCM,” terangnya.
Kembali Mukhlis menjelaskan, bantuan yang diberikan DW PIM Sumsel terhadap Putri ini, bukanlah hal yang berkaitan dengan apapun. Karena PIM memang sudah merancang kegiatan nasional yang bersifat kemanusiaan dan merakyat. “Saat ini kami juga lagi konsolidasi pembentukan Dewan Daerah PIM Se-Sumsel yang ditargetkan rampung akhir Desember ini. Di samping itu beberapa program lain seperti Rumah Aladin (Atap, Lantai dan Dinding) tengah digarap dan dikoordinasikan dengan pihak terkait,” jelasnya.
Pihaknya telah menginventarisir masyarakat yang membutuhkan uluran tangan terutama menyangkut perumahan. “Sesuai arahan Ketua Dewan Nasional PIM, kami juga mempersiapkan program Desa Cerdas yang berlokasi di Kabupaten Ogan Komering Ilir,” sambungnya. (tul)
















