PALEMBANG, fornews.co – Dompet Dhuafa (DD) Sumatra Selatan menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD), dua unit handwash station dan nutrisi bagi tenaga medis di Dinas Kesehatan Sumsel, Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang dan Rumah Sehat COVID-19 yang berada di Wisma Atlet Jakabaring Sport City. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Cegah Tangkal (CEKAL) Corona Virus Disease (COVID-19) dari Dompet Dhuafa.
Bantuan diserahkan Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sumsel Kusworo Nursidik kepada Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nuraini dan Direktur Utama Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, dr Bambang Eko Sunaryanto, di halaman Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Selasa (14/04).
“Hari ini berkat kolaborasi Dompet Dhuafa bersama masyarakat, kita menyerahkan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) berupa baju hazmat, dua unit handwash station dan nutrisi buat tenaga medis dan kesehatan yang berada di garda terdepan membasmi virus Corona,” ujar Kusworo.
Berdasarkan koordinasi dengan Dinkes Sumsel, Alat Pelindung Diri berupa baju hazmat ini akan didistribusikan untuk tenaga medis di Rumah Sehat yang berada di Wisma Atlet Jakabaring Sport City. Diharapkan ini baru awal, karena Dompet Dhuafa Sumsel akan terus memberikan kontribusi bersama masyarakat Sumsel tentunya, untuk memberikan support pada tenaga medis dalam menekan penyebaran virus Corona.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Dompet Dhuafa Sumsel dan masyarakat yang sudah memberikan bantuan. RSMH memang sangat membutuhkan APD ini,” tambah Direktur Utama RSMH Palembang, dr Bambang Eko Sunaryato.
Setiap harinya, tenaga medis di RSMH Palembang menggunakan 100 APD dalam penanganan pasien COVID-19. Sementara untuk persediaan, tercatat ada 1.300 APD.
“Kalau setiap hari 100 APD, maka APD yang ada hanya bertahan 13 hari ke depan saja. Padahal idealnya, stok APD tersedia untuk dua bulan ke depan,” katanya.
Oleh karena itulah, bantuan dari Dompet Dhuafa Sumsel berupa APD, tentunya sangat membantu dan memang sangat diharapkan RSMH Palembang. Begitupun dengan handwash station. Sebagai rumah sakit rujukan, pengunjung atau pasien yang datang ke RSMH setiap harinya bisa menembus 500 pasien. Sementara sebelum pandemi COVID-19, bisa mencapai 1.000 kunjungan.
“RSMH Palembang juga cukup luas dengan pintu masuk yang cukup banyak. Jadi memang butuh handwash station cukup banyak. Ada bantuan dari Dompet Dhuafa Sumsel, itu artinya kita butuh setidaknya delapan unit lagi. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih,” tuturnya.
Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nuraini mengatakan, Dinkes dan RSMH Palembang memang terus berkoordinasi untuk penanganan pasien COVID-19 dan penyebaran virus Corona di Sumsel.
“Kami kembali mau mengimbau masyarakat Sumsel, untuk mencuci tangan, menjaga jarak dan tetap berada di rumah dan keluar jika memang sangat-sangat penting saja,” jelasnya.
Lesty juga mengimbau kepada staf Dinkes Sumsel atau masyarakat, yang mungkin ingin membantu tenaga medis dalam menekan penyebaran virus Corona, juga bisa lewat Dompet Dhuafa Sumsel.
“Kalau ada yang mau bantu bisa donasi lewat Dompet Dhuafa Sumsel. Kita sudah lihat bersama, jika donasi itu yang diberikan memang tepat sasaran dan Dompet Dhuafa Sumsel sangat amanah,” tukasnya. (ije)
















