SEKAYU, fornews.co – Delapan Fraksi yang ada di DPRD Kabupaten Musi Banyuasin menyetujui pengantar Nota Keuangan Rancangan APBD Muba TA 2021 untuk dibahas pada tahapan berikutnya sehingga nantinya dapat disetujui bersama menjadi Peraturan Daerah.
Hal tersebut disampaikan pada Rapat Paripurna Masa Persidangan I rapat ke-34 dalam rangka Pemandangan Umum Fraksi – fraksi DPRD terhadap Nota Keuangan Rancangan APBD Kabupaten Muba tahun 2021 di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Muba, Senin (12/10). Rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Jon Kenedi didampingi Wakil Ketua II DPRD Irwin Zulyani tersebut diikuti oleh Anggota DPRD Muba, Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Asisten III, Staf Ahli, dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Muba.
Fraksi-fraksi DPRD Muba dalam pandangannya meminta kepada Disnakertrans Muba agar dapat memprioritaskan tenaga kerja lokal untuk bekerja di perusahaan apalagi sekarang sudah ada Perda-nya, bantuan modal kepada kelompok tani sehingga dapat mengurangi beban masyarakat, pengawasan pembangunan, infrastruktur, meningkatkan tenaga kerja pendidik dan lainnya di Kabupaten Muba.
Seperti pemandangan umum yang disampaikan oleh juru bicara Fraksi Golkar Eni Erliza. Eni menyampaikan apresiasi kepada Bupati beserta Jajaran Pemkab Muba dan menyetujui Nota Keuangan Rancangan APBD Muba TA 2021.
Dirinya juga berharap kedepan agar Pemkab Muba dapat segera merealisasikan lampu penerangan jalan, penyediaan air bersih, listrik, pembangunan infrastruktur yang berkualitas, pelayanan kesehatan, pendidikan, inovasi, serta optimalisasi PT Petro Muba.
“Rancangan APBD Muba TA 2021 sebesar Rp3.261.494.190.000 sehingga terjadinya surplus anggaran sebesar Rp147.354.220.591 yang diharapkan agar dapat dimanfaatkan untuk kemajuan Kabupaten Muba,” ujarnya.
Juru bicara Fraksi PDIP Muhammad Yamin mengatakan, apresiasi dan terima kasih kepada Pemkab Muba yang sudah menyampaikan Nota Keuangan Rancangan APBD Muba TA 2021. Ia juga minta Pemkab Muba untuk memfasilitasi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar.
Selain itu, Fraksi Nasdem Hanura DPRD dengan Juru Bicara M Tanzil Asrori menyampaikan agar Pemkab Muba dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, begitu juga ASN, guru tidak tetap dan tenaga honorer juga diperhatikan kesejahteraannya.
“Untuk gaji ASN perlu dicermati kembali karena harus sesuai dengan analisis masing-masing jabatan sehingga tidak terjadi kesenjangan serta penambahan CPNS di Kabupaten Muba,” katanya.
Sedangkan pandangan umum Fraksi PKB yang disampaikan Edi Pramono menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati yang tanggap dalam penanganan Covid-19. “Fraksi PKB berharap Pemkab Muba Agar memberikan insentif kepada petugas tenaga medis dalam penanganan Covid-19 sesuai dengan bidangnya,” pungkasnya. (ije)

















