SEKAYU, fornews.co – Perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Musi diminta menyediakan kuota bagi tenaga kerja lokal (TKL) dalam melakukan rekrutmen.
“Pak Bupati Dodi Reza Alex minta semua perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Muba, harus memprioritaskan rekrutmen Tenaga Kerja Lokal, dan ini menjadi perhatian serius Pemkab Muba,” ujar Kepala Disnakertrans Muba, Mursalin, Senin (1/3/2021).
Menurut Mursalin, kebijakan itu dilakukan sebab keberadaan perusahaan yang berinvestasi di daerah Muba menjadi salah satu potensi untuk membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
“Bupati juga menegaskan agar prioritas Tenaga Kerja Lokal ini berlaku untuk direkrut di setiap bidang pekerjaan yang dibutuhkan,” katanya.
Mursalin menyampaikan, menindaklanjuti instruksi Bupati Muba tersebut dimulai dengan rekrutmen di Pertamina – Ramba pada Maret 2021 ini. Tercatat sebanyak 30 tenaga kerja yang direkrut merupakan TKL Muba.
“Sudah dibentuk Tim Rekrutmen antara pihak Pertamina Ramba dan Disnakertrans Muba. Upaya yang kami lakukan kali ini sangat serius untuk menyerap Tenaga Kerja Lokal dan akan dilakukan semaksimal mungkin untuk warga Muba sesuai program pak Bupati,” ucapnya.
“Intinya Disnakertans Muba Hadir untuk kepentingan Tenaga Kerja Lokal berdasarkan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku serta dukungan dari semua pihak,” imbuh Mursalin.
Mursalin menjelaskan, mengenai pengumuman waktu rekrutmen akan dilakukan terbuka melalui media massa baik cetak maupun elektronik, media sosial, surat pemberitahuan ke pihak Kecamatan, dan lain sebagainya.
“Informasi ini akan dibuka seluas-luasnya bagi warga Musi Banyuasin,” tukasnya.
Bupati Muba Dodi Reza Alex mengapresiasi langkah PT Pertamina EP Aset 1 Ramba Field, yang telah berkomitmen dan melakukan rekrutmen bekerja sama dengan Disnakertrans Muba dengan memberikan prioritas kepada Tenaga Kerja Lokal.
“Ini sangat sejalan dengan visi misi, di mana prioritas utama dalam bidang ketenagakerjaan adalah dengan memberikan prioritas penempatan pada Tenaga Kerja Lokal warga Musi Banyuasin,” ucapnya.
Dodi menyampaikan, tahun 2021 ini Pemerintah menargetkan pengembangan SDM unggul yang bertujuan meningkatkan kompetisi di level global.
“Ini sejalan dengan tuntutan industri hulu migas yang SDM maupun teknologinya selalu ditantang untuk selalu memiliki kompetensi tinggi sesuai standar kerja,” pungkasnya. (ije)

















