PALEMBANG, fornews.co – Cilegon United harus pulang dengan tangan hampa dari lawatannya ke kandang Sriwijaya FC usai digebuk 0-3 di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Rabu (28/08) sore.
Pelatih Cilegon United Imam Riyadi mengatakan, pertandingan tadi berjalan dengan baik. Hanya saja memang dalam sepak bola terkadang hasil tidak sesuai harapan.
“Evaluasi saya di laga tadi, mental pemain down saat Sriwijaya dapat penalti. Emosi para pemain terpancing. Ditambah lagi ketika kita dapat penalti tapi tidak masuk. Itu yang bikin pemain hilang fokus dan konsentrasi,” ujar Imam pada post match press conference di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Rabu (28/08) sore.
Menurut Imam, sebenarnya kekuatan kedua tim relatif sama. Namun masuknya pemain baru Sriwijaya di bursa transfer putaran II yang berasal dari klub-klub Liga 1 membuat perbedaan tersendiri.
“Kekuatan Sriwijaya FC di putaran I dan II sebenarnya sama saja. Tapi masuknya pemain dari Liga 1 yang lebih pengalaman dan lebih siap membuat Sriwijaya tambah kuat. Sementara kita masih mengandalkan pemain muda dan (perekrutan) sesama Liga 2,” kata Imam yang baru menempati kursi pelatih sepekan terakhir menggantikan Bambang Nurdiansyah yang mengundurkan diri.
Diakui Imam, sebenarnya untuk mengeksekusi penalti telah disiapkan Aray Suhendri. Akan tetapi Teja Ridwan meminta untuk menjadi algojo dan temannya juga memberikan.
“Ya mungkin dia (Teja) sedang percaya diri. Tapi dalam sepak bola itu hal yang biasa,” tutur Imam.
Kekalahan dari Sriwijaya ini merupakan kali keempat di Liga 2 2019. Tentu ini menjadi warning bagi Cilegon untuk memperbaiki performa jika ingin memenuhi target lolos ke 8 besar.
“Kita sudah empat kali kalah, dua di putaran I dan dua kali di dua laga pembuka putaran II ini. Tentunya harus ada perbaikan. Perpanjangan bursa transfer Liga 2 ini akan kita manfaatkan sambil nyari pemain lagi yang memang kita kurang. Saya juga berharap pemain yang baru bergabung bisa cepat beradaptasi dengan rekan-rekannya yang lain dan gaya bermain tim,” tukasnya.
Sementara itu, Kapten Cilegon United Wahyu Korpriyana mengucapkan selamat kepada Sriwijaya FC atas kemenangan sore tadi. Terlepas dari penalti kontroversial Sriwijaya, Wahyu mengakui kekalahan yang diderita timnya karena Sriwijaya lebih siap.
“Apapun itu kita telah berusaha maksimal,” ujar bek kanan Cilegon ini. (ije)

















