PALEMBANG, Fornews.co – Terowongan merupakan salah satu teknik untuk menangani persoalan lalu lintas secara efisiensi dan praktis. Tak hanya memikirkan manfaat, terowongan juga dibangun untuk mempercantik sebuah negara seperti dibangun dibawah laut.
Berikut empat terowongan yang dibangun dibawah laut yang diambil dari beberapa sumber. Menakjubkan lho!
1. Channel-Tunnel (Inggris-Perancis)

Channel Tunnel adalah terowongan bawah laut sepanjang 50,5 Km yang melewati Selat Dover menghubungkan kota Folkestones Kent, Inggris dengan Coquelles, Pas -de-Calais, dekat Calais di utara Perancis.
Ide awal pembangunan terowongan bawah laut ini mulai tercetus sejak akhir abad ke-19 oleh Pemerintah Inggris dan baru bisa dilaksanakan pada tahun 1988 dan selesai pengerjaannya pada tahun 1994 dengan menghabikan dana sekitar £ 4,650 miliar.
Terowongan ini membawa Kereta Api Eurostar, Kereta Barang Internasional, dengan kecepatan tinggi dan terbesar di dunia.
2. Kanmon Railway Tunnel (Jepang)

Kanmon Railway Tunnel adalah terowongan bawah laut pertama di Jepang. Melewati Selat Kanmon untuk menghubungkan Pulau Honshu dengan Kyushu sepanjang 3.614 meter. Pembangunannya dimulai pada tahun 1938 dan selesai pembangunnya pada tahun 1942 selama Perang Pasifik.
Menjelang akhir Perang Pasifik, Pihak Sekutu berencana untuk meledakkan terowongan dengan 50.000 ton bahan peledak sebagai bagian dari invasi Jepang. Tetapi tidak dapat terlaksana karena Jepang keburu menyerah kepada Sekutu.
3. Tokyo Bay Aqualine (Jepang)

Tokyo Bay Aqualine atau juga dikenal sebagai Trans-Tokyo Bay Highway adalah kombinasi Jembatan dan Terowongan di Teluk Tokyo, Jepang.
Terowongan ini menghubungkan kota Kawasaki di pulau Kanagawa denagn kota Kisarazu di pulau Chiba dengan panjang keseluruhan 14 kilometer termasuk 4,4 kilometer jembatan dan 9,6 kilometer terowongan bawah laut.
Terowongan Bawah Laut ini dibuka pada 18 Desember 1987 setelah 23 tahun pembangunan perencanaan dan kontruksinya dengan menelan biaya sekitar 1,44 triliun yen (11,2 miliar USD pada saat pembukaan).
Salah satu dibangunnya Terowongan Bawah Laut Tokyo Bay Aqualine adalah untuk mengurangi arus lalu lintas di kota Tokyo serta untuk memotong waktu perjalanan di semenanjung Boso dari Tokyo ke Kanagawa yang sebelumnya harus berkeliling terlebih dahulu sekitar 100 kilometer di sepanjang pantai Teluk Toyo.
4. Bomlafjord Tunnel (Norwegia)

Blomlafjord Tunnel adalah terowongan bawah laut yang melewati selat Blomlafjorden yang menghubungkan Pulau Foyno dengan Dalshovda di Sveio, Norwegia.
Terowongan sepanjang 7, 82 kilometer dengan kedalaman 260,4 meter dibawah permukaan laut. Rencan membuat terowongan bawah laut ini muncul pada tahun 1980. Pembangunannya dimulai pada tahun 1997 dan dibuka pada 27 Desember 2000.
Terowongan ini dibangun dengan menggunakan metode pengeboran dan peledakan, dengan dua tim membangun dari setiap akhir. Terowongan berjalan melalui daerah sebagian besar terdiri dari granit, phyllite dan Batu Hijau. Terowongan terpanjang di Norwegia adalah yang kedua-terdalam di dunia sampai tahun 2008. Hal ini masih (2013) titik terdalam pada jaringan E-road. Terowongan itu jalan tol dari pembukaan sampai 30. April 2013. Pada tahun 2012 terowongan memiliki rata-rata 4.084 kendaraan per hari. (net)
















