SEKAYU, fornews.co – Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) Babat Toman dan Satpol PP Muba kembali berhasil menggagalkan rencana pesta malam di Desa Sereka, Kamis (24/01) malam.
Upaya ini dilakukan dengan cara memberikan penjelasan kepada tuan rumah penyelenggara pesta dan warga setempat untuk menaati Peraturan Daerah No 2 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Pesta Malam Hari.
“Alhamdulillah tuan rumah yang berpesta dan warga bisa diajak mediasi, meski awalnya sempat timbul perdebatan,” ungkap Camat Babat Toman, Aswin.
Dikatakannya, pihak kecamatan bersama Danramil, Polsek Babat Toman serta perangkat desa bersama-sama memberikan edukasi larangan pesta malam ke warga, dan dengan memberikan pengertian kepada tuan rumah penyelenggara pesta dengan pendekatan persuasif dan mengedepankan musyawarah mufakat. Akhirnya penyelenggaran pesta malam dapat dicegah.
“Tiba di lokasi masyarakat sudah ramai menunggu di depan tempat acara, kami ajak masyarakat mediasi di rumah Kades. Alhamdulillah pak Abu Seman menerima dan menyanggupi tidak dilaksanakan, tetapi warga minta diperlakukan adil, jangan sampai setelah ini ada yang melakukan pesta malam di wilayah Muba,” terangnya.
Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin mengajak seluruh warga Muba, pihak kecamatan dan Forkompimcam untuk terus-menerus memberikan edukasi kepada warga, tentang implementasi larangan pesta malam di masing-masing wilayah.
“Saya ucapkan terima kasih kepada warga Sereka dan tuan rumah penyelenggara pesta atas pengertiannya, dan kepada pak camat, kapolsek dan danramil, serta Pol PP terus edukasi warga kita,” kata Dodi.
Dodi mengimbau semua unsur terkait, agar jangan menyerah untuk terus memberikan sosialisasi ke warga tentang larangan pesta malam.
“Berikan pemahaman jangan, sampai timbul gesekan di lapangan, kepada seluruh warga saya berharap untuk bersama-sama menaati Perda yang sudah ada,” katanya.
“Ini penting, jangan sampai gara-gara pesta malam anak muda generasi kita ke depanya rusak oleh dampak pesta malam seperti narkotika, pergaulan bebas, mabuk- mabukan, itu bukan budaya kita. Mari kita bangun Muba bersama-sama agar ke depan Muba bebas dari narkoba, dan mari gerakan MUBA (Membangun Umat Berbasis Akhlak) menuju Muba Maju Berjaya 2022,” tandasnya.(bas)

















