SEKAYU, fornews.co – Forkopimcam Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di lingkungan rumah warga, toko, pasar dan masjid-masjid yang berada di pinggir jalan lintas. Penyemprotan dan sosialisasi terkait bahaya penularan virus Corona Covid-19 ini dilakukan sejak, Jumat (27/03) lalu.
Pada penyemprotan ini, cairan yang digunakan bukan cairan sebagaimana biasanya, melainkan memanfaatkan teknologi cuka kayu dan bambu. Berdasarkan hasil penelitian Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bahwa cairan ini dianggap lebih ampuh dibanding etanol dan salep komersial lain.
Sejumlah jalan protokol, masjid hingga rumah warga tak luput dari upaya sterilisasi lingkungan agar terhindar dari virus Corona. Selain dilakukan penyemprotan, sosialisasi terkait bahaya wabah ini juga disampaikan oleh rombongan Forkopimcam ini hingga ke warung remang-remang.
“Dalam kesempatan itu kami memberikan imbauan kepada masyarakat untuk membatasi interaksi sosial antara sesama masyarakat (Social Distancing), dan melakukan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) berdasarkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah untuk menghindari terpaparnya virus Corona Covid 19,” ujar Akhmad Toyibir, Minggu (29/03).
“Kami juga membagikan selebaran dan sosialisasi kepada pengurus Masjid terkait surat seruan bersama Pemkab Muba, MUI Kab Muba dan DMI Kab Muba tanggal 26 Maret 2020 mengenai penyelenggaraan Sholat Jumat dan Isra’ Mikraj di dalam wilayah Kabupaten Muba,” katanya menambahkan.
Ia juga mengimbau agar wanita penghibur yang berasal dari luar wilayah Kecamatan Bayung Lencir tersebut untuk kembali ke daerah asal masing-masing dan diberikan waktu paling lama satu Minggu.
Sementara itu, Kapolsek Bayung lencir, AKP Jon Roni M Hasibuan SH berharap agar semua elemen bersinergi membantu memerangi wabah pandemi Corona ini. “Saya berharap kepada semua unsur masyarakat bersama forkopimcam dan instansi terkait bersatu padu menanggulagi wabah ini,” singkatnya. (rif)
















