PALEMBANG, fornews.co – Sesuai hasil drawing pembagian grup babak penyisihan Liga 2 2020, Babel Muba United bergabung di Grup A dan bermain di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung.
Di Grup A, Babel Muba United akan bersaing dengan lima tim lainnya yaitu Perserang Serang, PSBS Biak, Cilegon United FC, Persewar Waropen, dan Badak Lampung FC yang bertindak selaku tuan rumah. Enam tim di Grup A akan bersaing mengumpulkan poin terbanyak untuk menjadi juara dan runner-up grup sehingga berhak melaju ke babak selanjutnya.
Manajer Babel Muba United Achmad Haris mengatakan, hasil drawing tentu akan disikapi berbeda masing-masing klub. Tapi bagi Laskar Ranggonang bertemu tim manapun tidak ada masalah.
“Tidak ada istilah grup neraka atau yang ringan, bagi kami semuanya sama. Tidak ada yang diuntungkan. Semuanya lawan berat,” ujar Haris usai drawing Liga 2 2020, Rabu (19/08).
Menurutnya, persaingan di Liga 2 musim ini lebih merata. Oleh karenanya, Babel Muba United tetap harus berjuang keras untuk mewujudkan target lolos ke Liga 1 musim depan.
“Sekarang kami fokus mempersiapkan diri baik secara teknik maupun mental. Dengan format kompetisi musim ini maka setiap partai adalah final,” katanya.
Mendapat jatah bermain di Bandar Lampung, Haris merasa ada keuntungan tersendiri. Dari sisi finansial, pengeluaran tim tentu tidak sebanyak jika bermain di kota lain yang jauh dari Sumatra Selatan.
“Tentu ada keuntungan kami bermain di Lampung, baik dari secara finansial maupun lokasi geografis yang tidak terlalu jauh. Beda kondisinya jika kami bermain di Pulau Jawa atau kota lainnya yang lebih jauh, pemain perlu adaptasi cuaca dan lain sebagainya,” tukasnya. (ije)

















