PALEMBANG, fornews.co – Tim tenis Indonesia memastikan perolehan satu medali pada Asian Games 2018, menyusul suksesnya pasangan ganda campuran Christopher Rungkat/Aldila Sutjiadi melaju ke semifinal.
Pada semifinal, Rungkat/Aldila akan menghadapi wakil Jepang, Kaito Uesugi/Erina Hayashi. Andai keduanya bisa memenangi laga yang akan dihelat, Jumat (24/8) hari ini, tentunya tenis Indonesia bisa menyumbang satu perak bahkan emas. Kalaupun kalah, minimal perunggu.
Ketua Umum PP Pelti, Rildo mengatakan, hasil ini sesuai dengan ekspektasi dan yang mereka targetkan dari awal. Target tenis Indonesia hanya satu medali dari ganda campuran (Mixed Doubles).
“Dari awal kan saya pernah bilang, waktu pertama mau kirim (tim) ke sini, ditanya targetnya apa pak? satu medali, medalinya apa, terserah, cuma dari mana, dari mixed doubles, ternyata betul,” ungkap Rildo dibincangi usai menonton perjuangan Rungkat/Aldila, di lapangan Tenis PTBA, Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Kamis (23/8) malam.
Soal hanya menargetkan satu medali dari ganda campuran, Rildo mengakui jika persaingan di Asian Games 2018 memang cukup berat. Dia mengakui, kalau level petenis Indonesia selain di ganda campuran, jauh di bawah negara-negara peserta lainnya.
“Karena kita kan tahu juga kelasnya mereka (beda kelas). Cuma sekarang, terbukti kan mix doublenya menang,” tuturnya.
Pada partai semifinal, Rildo mengatakan optimis kalau Rungkat/Aldila bisa menampilkan yang terbaik untuk Indonesia.
“Kita optimis, Bopanna ini juga bagus, tapi bisa dikalahkan,” katanya.
Sementara itu, Aldila mengaku senang bisa menyumbang minimal medali perunggu di debut perdananya mewakili Indonesia pada Asian Games tahun ini.
“Tapi walaupun ini (perunggu), kita tetap cover untuk besok (hari ini), dan kita harus fight terus, karena kesempatan (masuk final ) masih ada,” imbuhnya. (bas)

















