PALEMBANG, fornews.co-Perjalanan laga tandang Sriwijaya FC (SFC) ke markas Perseru Serui, mengalami kendala yang cukup mengganggu persiapan tim. Pasalnya, semua perlengkapan perang dari tim Laskar Wong Kito tinggal di Jakarta, saat mereka terbang dari Palembang menuju Serui, Kamis (12/10) pagi. .
Seluruh bagasi yang berisi sepatu, kaostim dan perlengkapan pribadi milik Hilton Moreira dkk, terdampar di Jakarta dan tidak ikut landing ke Serui. Mirisnya, dari 27 bagasi yang dibawa, hanya 1 yang tiba di Serui.
“Ya gimana, karena seluruh sepatu ada disana. Begitu juga baju ganti rata-rata seluruh pemain juga ada di bagasi. Tapi anak-anak tetap siap untuk pertandingan nanti. Tentu kami tak ingin pulang dengan tangan hampa, sudah datang jauh-jauh,” ujar Pelatih SFC, Hartono Ruslan, saat dihubungi Kamis (12/10) pagi.
Hanya saja, terang Hartono, dengan tinggalnya semua perlengkapan tim tersebut, membuat pihaknya mengubah jadwal uji coba lapangan Stadion Marora, yang awalnya digelar Jumat (13/10) pagi. “Diperkirakan semua barangnya tiba disini (Serui) pada Jumat (13/10) siang. Jadi terpaksa uji coba lapangan akan kami ubah ke sore hari,” terangnya, seraya menyebut pihak maskapai telah menunjukkan tanggung jawabnya dan berjanji akan mengusahakan agar barang tersebut akan tiba secepatnya. (bay)

















