BENGKULU, fornews.co – Wilayah Bengkulu diguncang gempa tektonik dengan magnitudo 5,1 pada pukul 17.52 WIB, Sabtu (30/1/2021). Hasil analisa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan, kejadian gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno menjelaskan, episenter gempa terletak pada koordinat 4,46 LS dan 102,53 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 37 km Barat Daya Seluma Bengkulu, pada kedalaman 51 km.
“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami,” ulasnya, Sabtu petang.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya ini, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia. Hasil analisis mekanisme sumber juga menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Guncangan gempa bumi ini dirasakan di Kota Bengkulu, Manna, Seluma, Bengkulu Selatan IV-V MMI dengan getaran dirasakan hampir semua penduduk.
“Artinya peristiwanya terjadi ketika orang banyak terbangun,” kata dia.
Guncangan juga dirasakan warga Kepahiang IV MMI, dimana ketika pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah. Dirasakan pula di wilayah Muko Muko, Argamakmur, serta OKU Selatan III MMI.
“Di wilayah ini, getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu,” terang Bambang.
Begitu juga di Liwa, Rejang Lebong II-III MMI dan Sekincau, Lampung Barat II MMI dengan getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut,” tambahnya.
Kepada masyarakat, pihaknya mengimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah.
“Hingga hari Sabtu, 30 Januari 2021 pukul 18.30 WIB ini, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan,” imbuh Bambang. (yas)

















