PALEMBANG, fornews.co – Menghadapi tim Liga 2 Persiba Balikpapan, Sriwijaya FC kesulitan menembus kokohnya tembok Beruang Madu. Beruntung gol semata wayang Alberto Goncalves membawa Laskar Wong Kito keluar sebagai pemenang di laga sore tadi.
Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan memenuhi janjinya untuk memberikan kesempatan bermain bagi pemain yang menit bermainnya minim di Piala Presiden 2018. Ahmad Fariz, Novan Setya, Ichsan Kurniawan, Nur Iskandar, Rahmad Hidayat, Patrich Wanggai, Yogi Rahadian mengisi starting line up. Bahkan posisi penjaga gawang RD menempatkan Dikri Yusron.
Meski menggunakan skema yang biasa dimainkan yaitu 4-2-3-1, namun SFC kesulitan mencetak gol. Mengkreasikan berbagai peluang, namun eksekusi Patrich, Nur Iskandar hingga Yuu Hyun-koo belum menemui sasaran. Bahkan gawang Persiba yang dijaga Fajar Setya tetap bersih hingga 45 menit berakhir.
Memasuki paruh kedua serangan bergelombang SFC tetap menemui kebuntuan. Beberapa peluang yang sangat terbuka menjadi gol tidak hanya digagalkan pemain Persiba, namun tiang gawang juga sering membatalkan peluang Yuu Hyun-koo dkk.
Bahkan hadiah penalti yang diperoleh SFC di menit 59 usai bek Persiba Hery Susilo melanggar Yogi Rahadian di kotak penalti gagal dikonversi menjadi gol. Sepakan Nur Iskandar berhasil ditepis oleh Fajar.
Merespons hal itu, RD pun memasukkan Beto dan Manuchehr Dzhalilov menggantikan Rahmat Hidayat dan Yogi Rahadian di menit 65. Efeknya pun langsung terasa, daya serang SFC kembali bergairah. Pergantian pemain yang dilakukan RD terbukti tepat. Beto berhasil menjebol gawang Persiba di menit 80. Berawal dari sepak pojok yang dikirimkan Yuu Hyun-koo, Beto yang berada di tiang dekat menyambar bola dengan kepalanya dan meluncur deras ke gawang. Gol Beto menjadi satu-satunya gol di pertandingan ini.
“Apresiasi saya untuk pemain yang tampil maksimal. Saya juga apresiasi Persiba sudah bermain militan, penuh motivasi dan menyulitkan kita. Secara umum pertandingan kita kuasai, variasi serangan banyak tapi tidak ada gol karena pertahanan Persiba sangat baik khususnya penjaga gawang yang melakukan banyak penyelamatan yang luar biasa,” kata RD.
Meski meraih kemenangan atas Persiba, namun pelatih 51 tahun ini menegaskan akan terus mengevaluasi timnya terutama mengefektifkan peluang menjadi gol. “Ketajaman masih menjadi bahan evaluasi,” tegasnya.
Pelatih Persiba Balikpapan Wanderley Junior mengaku puas dengan hasil pertandingan. Meski kalah, namun secara permainan Bryan Cesar bisa mengimbangi bahkan beberapa kali mengancam gawang SFC.
“Selamat buat Sriwijaya FC. Kita kalah tapi saya bangga dengan penampilan anak-anak yang sudah maksimal. Banyak peluang tapi sulit cetak gol akan kita evaluasi,” kata Wanderley. (ije)

















