PALEMBANG, fornews.co – Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru berharap Forum Pondok Pesantren (Forpess) Sumsel ikut mensosialisasikan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 pada para santri di lingkungan pondok pesantren.
Menurut HD, keberadaan Forpess Sumsel memiliki arti penting sebagai wadah bersatunya pondok pesantren yang ada di seluruh wilayah Sumsel tanpa membedakan mazhab dan Ormas yang melatarbelakanginya.
“Forum ini sangat tepat. Alhamdulillah semua Ponpes mau untuk bersatu di wadah ini,” ujar Gubernur Sumsel Herman Deru saat menyampaikan sambutan di Istighosah Kebangsaan Peringatan Hari Santri Nasional tahun 2020 yang diselenggarakan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Forpess Sumsel di Sekretariat DPP Forpess, Jalan Kolonel H Burlian Palembang, Senin (26/10).
HD menilai, Forpess sangat penting peranannya di Sumsel sebagai sarana mempererat tali silaturahmi sekaligus tempat mendapatkan update informasi terkini tentang ilmu pengetahuan agama maupun ilmu umum lainnya. Untuk itu dia meminta agar mutu pembelajaran di Ponpes harus dijaga, termasuk urusan kesehatan para santri dan santriwati harus diperhatikan pihak Ponpes terlebih di masa pandemi Covid-19 saat ini. Aktivitas Ponpes harus memenuhi syarat Protokol Kesehatan sebagaimana yang telah diatur dalam Pergub No. 37 Tahun 2020.
“Kita tahu Ponpes terbanyak di luar pulau Jawa ada di Sumsel sehingga harus terjaga keukhuwahannya dan saling menjaga kekompakan hubungan tiga pilar yaitu Ulama, Umara dan Umat,” katanya.
Menurut HD, kehadiran Ponpes di Sumsel sudah banyak membantu Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota dalam mencerdaskan bangsa. Alumni Ponpes banyak yang berhasil dapat bersaing dengan alumni sekolah umum baik bidang bisnis maupun politik.
Sementara itu, Ketua DPP Forpess Sumsel, KH Jamingan menyampaikan terima kasih dan apresiasi pada Gubernur Herman Deru yang telah menyempatkan diri hadir pada peringatan Hari Santri Nasional tahun 2020.
“Atas nama Ketua Forpess kami menyampaikan terima kasih kepada bapak gubernur dan para pimpinan Ponpes yang telah hadir,” ucapnya.
Menurut KH Jamingan, sejak tanggal 14 Desember 2018 hingga saat ini Forpess sudah berdiri di beberapa kabupaten/kota di Sumsel. Bahkan ada di antaranya yang telah melaksanakan musyawarah daerah pemilihan Ketua Forpess di masing-masing daerah.
“Kami juga mengapresiasi dan berterima kasih pak Gubernur Sumsel Herman Deru yang telah memberikan bantuan kepada seluruh Ponpes yang ada di Sumsel dengan jumlah 416 Ponpes. Termasuk juga bantuan dana operasional Ponpes di tahun 2020 ini,” tukasnya. (ije)

















