PALEMBANG, fornews.co – Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, tahun ini Sumsel harus bebas asap yang disebabkan kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Untuk itu dia berharap semua elemen dapat meningkatkan sinergitasnya, termasuk jajaran Korem 044/Gapo.
“Karhutla itu ada yang memang disengaja dan tanpa dibakarpun juga menyala. Saya harap Danrem harus siap untuk menanggulangi kebakaran paling tidak menimalisir itu,” kata Herman Deru didampingi Wagub Mawardi saat menerima kunjungan Danrem 044/ Gapo Kolonel ARH Sonny Septiono bersama Kasi Intel 044/Gapo Letkol INF Ihsan, di ruang kerja gubernur, Rabu (06/02).
Herman Deru meminta, Danrem segera menyusun personel untuk penanggulangan karhuta mulai Februari. Antisipasi ini harus segera dilakukan, mengingat musim hujan akan berakhir.
“Terkait Karhutla, saya sebagai kepala daerah ingin kerja satgas bukan hanya di musim kemarau saja, akan tetapi di musim hujan ini untuk segera mencari cara agar tidak terjadi karhutla. Di bulan Februari ini kita mulai susun dalam kesiagaan kita untuk mengatasi karhutla,” tuturnya.
Menurut Herman Deru, Sumsel harus bebas asap walaupun tidak ada even internasional yang digelar. Asian Games 2018 lalu, misalnya.
“Waktu ajang internasional tidak ada Karhutla akan tetapi meski tidak ada even, Sumsel harus tidak ada asap. Saya harap kepada Danrem untuk mempersiapkan, baik dalam personel maupun peralatannya dalam mengatasi karhutla,” katanya.
Tak hanya itu, Herman Deru juga menginginkan Pemprov Sumsel bersama Danrem untuk tetap terus bersinergi dengan menjalin komunikasi yang baik dalam melaksanakan tugas-tugas demi membantu pembangunan di Sumsel.
Sementara itu, Danrem 044/ GAPO Kolonel ARH Sonny Septiono mengatakan, telah mendapat informasi data dalam perkiraan cuaca menurut BMKG, bahwa cuaca di Sumsel akan lebih panas lagi dari sebelumnya.
“Kami siap mengatasi dan meminimalisir hal yang terjadi, seperti karhutla,” katanya.(bas)
















