PALEMBANG, fornews.co – Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel), H Alex Noerdin sangat mensupport BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas kepesertaan di wilayah Sumsel.
Itu dikatakan Alex, saat menerima Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan dan rombongan dalam rangka Penyampaian Realisasi Rencana Kerja Anggaran Tahun 2017 dan Rencana Kerja Anggaran Tahun 2018 di Griya Agung, Kamis (18/01).
“Tenaga kerja di Sumsel mencapai 6,2 juta orang. Dari jumlah tersebut, tentunya masih banyak yang bisa dirangkul oleh BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Alex.
Dia pun tak menutup kemungkinan, akan membantu BPJS dalam hal bantuan mengumpulkan perusahaan di Sumsel, agar perluasan kepesertaan ini semakin cepat.
“Kalau soal progres angka kepesertaan saya sudah yakin itu bagus. Makanya kami akan dukung sepenuhnya. Apa yang bisa kami bantu, akan kami bantu,” kata Gubernur.
Pun begitu, kata Alex, pihaknya juga berharap BPJS Ketenagakerjaan yang beroperasi di Sumsel bisa berkontribusi meringankan beban daerah mengingat dalam waktu dekat Sumsel akan punya hajatan besar, yakni Asian Games 2018.
“Sebaliknya juga begitu, kami harap BPJS Ketenagakerjaan mau membantu kita. Bisa dalam bentuk promosi, sosialisasi atau bantuan membangun fasilitas olahraga di Jakabaring untuk Asian Games,” tutur dia.
Lebih jauh Alex menjelaskan Asian Games ini bukan semata tujuan akhir Sumsel. Namun jangka panjang infrastruktur penunjang Asian Games seperti KEK TAA diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagsel, Lakoni Brama mengatakan, dalam melaksanakan regulasi perluasan kepesertaan pihaknya mengakui banyak tantangan. Karena itu pihaknya sangat membutuhkan support dari pemerintah daerah.
“Perluasan BPJS Ketenagakerjaan ini bukan 2017 saja, tapi kami melihat 2018 juga akan prospektif. Dalam perjalanan rencana kerja 2017 kami sudah mengcover sejumlah tenaga kerja dan perusahaan di Sumsel. Ada 60% pekerja informal yang belum tercover di Sumsel dan ini menjadi target perluasan kepesertaan kami,” jelasnya.
Dikatakan Lakoni, saat ini Kanwil Sumbagsel membawahi beberapa daerah yakni Bengkulu, Sumsel, Jambi dan Pangkal Pinang dan Lampung. Sedangkan untuk wilayah Sumsel saat ini membawahi 20 kantor unit dan 8 kantor cabang induk.
Untuk kepesertaan sendiri, lanjut Lakoni, saat ini sudah ada 5.000 lebih perusahaan dengan jumlah tenaga kerja yang tercover sebanyak 39.000 tenaga kerja. Jumlah ini menurutnya masih jauh dari harapan. Karena itu mereka optimis masih bisa menambah kepesertaan tahun 2018.
“Kami perlu dukungan pemda dan gubernur, wali kota dan bupati, agar BPJS Ketenagakerjaan bisa diterima masyarakat tenaga kerja dan pemerintah. Terlebih saat ini sejak namanya jadi BPJS Ketenagakerjaan masyarakat harus disosialisasi kembali dan berulang-ulang,” tutupnya. (bas)

















