PALEMBANG, fornews.co – Warga Kabupaten Musi Banyuasin secara bertahap akan diberikan pelatihan bahasa Inggris sebagai upaya pengembangan kompetensi diri dan kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Kabupaten Muba akan menjadi percontohan di Indonesia, ini cara nyata meningkatkan kualitas SDM dan peningkatan kemampuan bahasa asing anak-anak di Muba,” ujar Komandan Pangkalan (Danlanal) TNI Angkatan Laut Palembang Kolonel Laut (P) Filda Malari didampingi Ketua Indonesia Brain Camp (IBC) Lanal Palembang M Afdalianto saat menemui Bupati Muba Dodi Reza Alex di Mes Perwakilan Muba di Palembang, Sabtu (27/2/2021).
Menurut Danlanal, pihaknya menyiapkan Muba menjadi pilot project karena Bupati Muba mempunyai komitmen tinggi untuk meningkatkan kompetensi SDM di daerahnya, tidak hanya di kalangan ASN tetapi juga menyeluruh di kalangan warga masyarakat.
“Pak Bupati kami ketahui menguasai bahasa asing yang sangat aktif, tentu sinergi IBC dengan Muba ini akan menjadi percontohan yang sangat mengedukasi dan berkontribusi positif untuk pengembangan kemampuan warga masyarakat di Muba,” katanya.
Danlanal menyampaikan, metode yang diimplementasikan IBC dalam belajar bahasa Inggris tidak hanya sekedar belajar dengan cepat saja, tetapi ada pengembangan memori manusia untuk mendapatkan pemahaman dan ilmu lainnya.
“Sederhananya, metode yang diterapkan ini mengajarkan ilmu yang sangat bermanfaat untuk warga masyarakat di Muba,” ucapnya.
Lebih lanjut, pihak IBC meminta Bupati Muba Dodi Reza Alex menjadi Dewan Kehormatan IBC.
“Sangat pantas dan pas kami menunjuk Bupati Dodi Reza Alex menjadi Dewan Kehormatan IBC, apalagi (kegiatan) ini akan menjadi percontohan,” sebut Danlanal.
Bupati Muba Dodi Reza Alex menyebutkan, program IBC ini sangat baik dalam meningkatkan kompetensi bahasa Inggris dan peningkatan memori.
“Ini juga akan saya terapkan untuk seluruh ASN di Muba. Selain masyarakat, ASN juga akan diwajibkan ikut metode pelatihan IBC ini,” kata Dodi.
Dodi menambahkan, metode IBC diyakini dapat meningkatkan kualitas pendidikan ASN dan anak-anak peserta didik di Muba.
“Dengan metode ini peserta bisa belajar bahasa Inggris dengan cepat dan mengingat dengan tepat,” tukasnya. (ije)

















