PALEMBANG, fornews.co – Pekan 24 Liga 1 2018 mempertemukan Sriwijaya FC dan Bali United, Sabtu (6/10) malam. Tidak hanya persaingan tim, laga ini juga dibumbui sisi emosional beberapa pemain.
Di tengah musim lalu, beberapa pilar Sriwijaya hengkang ke klub-klub pesaing di Liga 1. Termasuk Bali yang mendapatkan bek mumpuni Mahamadou N’diaye dan Novan Setya Sasongko. Jika Novan harus bergantian dengan pemain lain untuk bermain, namun N’diaye selalu mendapat satu tempat di lini belakang tim asuhan Widodo C Putro kecuali cedera atu akumulasi kartu.
Saat melawat ke Palembang pun, kemungkinan besar N’diaye akan diturunkan. Artinya potensi pemain asal Mali ini bertemu dengan penyerang Sriwijaya seperti Alberto Goncalves dan Esteban Vizcarra terbuka lebar.
Beto yang ditemui usai latihan di Stadion Madya Bumi Sriwijaya, Kamis (4/10) sore berjanji akan mengerahkan seluruh kemampuannya untuk dapat melewati mantan rekan satu timnya Mahamadou N’Diaye. Keyakinan Beto ditunjang kondisi fisik dan mental bertanding yang bagus dan sudah dipersiapkan kurang lebih dua minggu.
“Saya akan berjuang keras mencetak gol. Karena kemenangan menjadi harga mati untuk dapat memperbaiki posisi SFC di klasemen,” tegas Beto.
Untuk menggetarkan jala gawang lawan, Beto tentunya harus melepaskan diri dari kawalan N’diaye. Setengah musim bermain bersama, membuat pemain berdarah Brasil ini cukup mengenal gaya permainan N’diaye.
“Saya rasa kita sudah cukup lama saling mengenal. Kita sama-sama tahu karakter masing-masing, tapi siapapun yang main lawan saya tentu harus siap,” ucapnya.
Disaat ia bersama Esteban Vizcarra, Manuchekhr Dzhalilov dan pemain di lini depan lainnya berjuang keras untuk dapat mencetak gol. Beto mengharapkan pertahanan SFC jauh lebih kokoh. Hal itu akan membuat pemain depan bisa berkonsentrasi untuk dapat mengoyak jala tim besutan Widodo Cahyono Putro.
“Kita memang sebaiknya harus fokus pada tim sendiri. Pertahanan kita harus lebih kokoh dari laga sebelumnya, karena terus kebobolan akan menjatuhkan mental semua pemain,” tuturnya.
Sang arsitek Subangkit, dikatakan Beto, telah meracik taktik dan strategi untuk dapat mengamankan tiga poin dari Bali United. Sektor pertahanan telah diperbaiki selama dua pekan terakhir, lini depan dan tengah pun terus diasah.
Di laga ini, Beto bersama rekan-rekannya akan menjalankan instruksi dari pelatih. Pemain akan menerapkan taktik dan strategi yang telah disiapkan pelatih.
“Kita akan kerja keras. Kami tahu Bali United tim bagus, tapi kita juga punya kualitas. Strategi pun sudah disiapkan pelatih, kami akan berjuang keras untuk mendapatkan tiga poin,” tegasnya. (ije)

















