PALEMBANG, fornews.co – Kementerian Agama (Kemenag) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Selatan (Sumsel), mengajak masyarakat muslim di daerah ini untuk melaksanakan salat khusuf atau salat gerhana saat terjadinya Gerhana Bulan Total (GBT) pada Rabu (31/01/2018).
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Sumsel, Alfajri Zabidi mengatakan, setiap masyarakat di belahan Indonesia dapat mengamati peristiwa alam GBT yang diprediksi terjadi di penghujung Januari 2018 itu.
Untuk itu, dia mengajak dan mengimbau agar Ormas Islam, masyarakat maupun elemen lainnya dapat melaksanakan salat sunnah itu. Karena menurutnya, GBT merupakan bukti kekuasaan Allah. Dengan melaksanakannya, tentu kata Alfajri dapat meningkatkan keimanan, kemudian disikapi dengan berzikir, beribadah dan beramal saleh.
“Kami imbau seluruh umat muslim melaksanakan salat sunnah ini, namun disesuaikan kondisi di daerah masing-masing. Kami juga sudah memberikan surat edaran setiap Kanwil Kemenag, KUA kecamatan dan lain sebagainya untuk mengerjakan salat ini,” katanya dihubungi, Senin (29/01/2018).
Baca juga:
> Gerhana Bulan Langka Bakal Terjadi di Penghujung Januari
Sementara itu, Ketua MUI Sumsel, Aflatun Muchtar mengaku, pelaksanaan salat khusuf ini sekadar ajakan saja, karena sebenarnya MUI sendiri tidak memiliki jamaah. Karena itu, dalam pelaksanaannya nanti, tergantung dari pribadi jemaah itu sendiri mau melaksanakannya di mana saja.
Pun begitu, mantan Rektor IAIN Raden Fatah Palembang itu berharap, masyarakat dapat mengerjakannya, mengingat momen GBT ini merupakan peristiwa alam yang langka dan bukti kekuasaan Allah SWT.
“Untuk persiapan salat gerhana ini kami serahkan sepenuhnya kepada masjid, seperti Masjid Agung (Palembang),” katanya singkat dihubungi via WhatsApp. (bas)

















