PALEMBANG, fornews.co – Meski Blitar Bandung United sudah dipastikan terdegradasi, namun sisa dua pertandingan tak akan dilepas begitu saja. Termasuk saat menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Senin (07/10) sore.
Saat ini BBU terbenam di dasar klasemen Liga 2 2019 wilayah barat. Dari 20 laga yang sudah dimainkan, BBU hanya mampu meraup 11 poin dari 2 kali menang dan 5 hasil imbang. Sedangkan 13 laga lainnya berakhir dengan kekalahan.
Pelatih Blitar Bandung United, Budiman Yunus mengatakan, meski hasil pertandingan tidak lagi berpengaruh apa-apa terhadap timnya, namun dirinya tetap memberikan motivasi kepada pemainnya. Budiman menginstruksikan pemainnya tetap enjoy dan menikmati pertandingan, soal hasil apapun itu sudah ada yang menentukan.
“Kami cukup berat menghadapi pertandingan ini. Sebab Sriwijaya tim bagus yang diisi pemain berpengalaman, sedangkan kami mengandalkan pemain muda. Tapi saya yakin anak-anak bisa mengeluarkan segala kemampuan dan beri perlawanan yang cukup. Kami tidak akan menyerah 90 menit dan tetap fight. Mudah-mudahan kami bisa meraih poin penuh,” ujar Budiman pada pre-match press conference di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Minggu (06/10) sore.
Budiman yakin para pemain tetap bermain sepenuh hati di dua laga tersisa. Meski besok Sriwijaya akan tampil menyerang habis-habisan, namun hal itu telah diantisipasi.
“Besok Sriwijaya akan main fight untuk mengamankan posisi ke 4 besar. Kami juga sudah siap taktik strategi untuk lawan Sriwijaya yang diisi 70% pemain berpengalaman. Sebab kami datang kesini ada sesuatu yang ingin diambil,” tukas Budiman.
Sementara itu, gelandang Blitar Bandung United M Rendra Teddy W menyatakan pemain sudah sangat siap menghadapi pertandingan besok. Meski secara peringkat terpaut jauh, namun para pemain BBU akan mencoba memberi perlawanan terbaik.
“Kami sangat siap. Kami berusaha dapat poin disini. Walaupun lawan yang dihadapi tim papan atas, namun kami termotivasi,” ujarnya. (ije)

















