MARTAPURA, fornews.co – Kabupaten OKU Timur memperingati HUT ke-17, Senin (18/1/2021). Berbagai kemajuan yang diraih daerah ini mendapat apresiasi dan menjadi kebanggaan Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru.
“Sebagai gubernur dan sebagai putra daerah saya ucapkan selamat hari jadi ke 17 tahun. Saya bangga karena OKU Timur bisa bersaing dengan daerah lain, baik SDM, infrastruktur serta prestasi,” ujar HD saat menghadiri Rapat Paripurna ke XV masa sidang 2 tahun 2021 dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten OKU Timur ke-17 di Kantor DPRD OKU Timur.
Dalam sidang Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD OKU Timur, Beni Defitson SIP tersebut, Gubernur berharap, kepala daerah jeli membaca potensi yang bisa dimaksimalkan sebagai PAD dan tidak tergiur dengan potensi daerah lain yang bisa membuat lalai akan potensi daerah sendiri.
“Kita tahu, OKU Timur ini memiliki potensi bidang pertanian, perkebunan dan kultural. Ini harus terus dimaksimalkan oleh para penerus estafet kepemimpinan OKU Timur,” katanya.
Menurut HD, OKU Timur pernah meraih predikat sebagai kabupaten paling sejahtera di Indonesia. Hal ini harus tetap dipertahankan demi kemakmuran masyarakat OKU Timur.
“Walaupun dalam kondisi pandemi Covid-19, kita harus tetap membangun dan bekerja dengan baik. Melakukan perbaikan kualitas, menjadi cara terbaik agar bisa bersaing,” tuturnya.
Disisi lain, dalam membangun daerah, lanjut dua, bukan hanya dibutuhkan kekompakan saja, tetapi pelaksanaan pelayanan di dalam pemerintahan juga harus dilakukan dengan menerapkan birokrasi yang tidak berbelit.
“Musyawarah dan mufakat dalam menyatukan pemikiran perlunya koordinasi. Upaya ini dilakukan untuk menyelesaikan miskomunikasi yang bisa kapan saja terjadi,” tukasnya.
Sementara itu, Bupati OKU Timur, Kholid Mawardi mengatakan, selama periode kepemimpinannya, setidaknya telah menorehkan 54 prestasi membanggakan. Prestasi didapatkan dalam berbagai bidang, seperti menjadi lumbung pangan nasional di Provinsi Sumsel bidang pertanian dan perkebunan, infrastruktur yang layak dan lain sebagainya.
“Kita juga meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK berturut-turut sejak 2016 hingga 2020. Kendati demikian berbagai upaya yang telah kami lakukan selama lima tahun ini pasti ada kekurangannya,” ucapnya.
Kholid juga mengajak semua pihak untuk terus mengobarkan semangat membangun daerah, meskipun estafet kepemimpinan akan dilanjutkan oleh pemimpin yang baru.
“Saya sekalian mohon pamit, karena masa jabatan kami segera berakhir. Jika banyak kekurangan selama kami menjabat, kami memohon maaf,” ucap Kholid. (ije)
















