KAYUAGUNG, fornews.co – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H Iskandar SE batal divaksin, Senin (18/01). Hal ini setelah dilakukan pemeriksaan yang menghasilkan H Iskandar SE tidak dapat menerima vaksin lantaran memiliki tensi darah yang tinggi.
Padahal, kata Iskandar saat pencanangan vaksinasi perdana di Kabupaten OKI tersebut, dirinya sangat siap untuk menerima vaksin. Iskandar dinyatakan tidak layak menerima vaksin setelah dilakukan cek tensi darah dan menjawab 13 pertanyaan yang diberikan petugas untuk memenuhi syarat vaksin.
“Tensi darah Bapak (Bupati OKI) 183/108 sementara tegangan darah yang disyaratkan harus dibawah ≥ 140/90 maka kami tidak merekomendasi Bapak untuk di vaksinasi,” ungkap petugas vaksinator di meja screening, dr Rani.
Dalam kesempatan itu, H Iskandar SE menyatakan bahwa sempat kecewa lantaran tak bisa divaksin, ia juga sempat tak percaya dan meminta beberapa kali dilakukan tensi ulang. “Saya sangat siap (divaksin), dari rumah saya pakai baju lengan pendek, kenapa pakai baju lengan pendek, karena siap divaksin,” kata Iskandar.
“Saya sedikit kecewa tidak bisa divaksin dalam kesempatan ini, walau beberapa kali melakukan tensi darah petugas medis tidak merekomendasikan saya untuk divaksin,” katanya menambahkan.
Meski belum layak menerima vaksin, Iskandar mengingatkan agar warga OKI untuk tidak takut disuntik vaksin. “Tidak usah khawatir, jangan takut divaksin. Vaksin sudah mendapat uji kelayakan dari BPPOM dan sertifikat Halal dari MUI. Kita juga menyiapkan 185 vaksinator terlatih untuk melaksanakan tugas di seluruh puskesmas, di seluruh rumah sakit,” imbuhnya.
Meski Bupati OKI gagal divaksin, Dandim 0402 OKI, Letkol CZI Zamroni, Kajari OKI Ari Bintang Prakosa Sejati dan Wakil Ketua Muhammadiyah OKI, Fisli Hartono tetap melakukan vaksinasi. Pada pencanangan vaksinasi ini juga Kabupaten OKI memvaksin 3.202 tenaga secara bertahap. (rif)
















