PALEMBANG, fornews.co – Pemkot Palembang mengklaim titik banjir dan genangan akibat curah hujan tinggi berkurang.
Kepala Dinas PUPR Kota Palembang, Ahmad Bastari mengatakan, dilihat dari curah hujan tinggi yang terjadi beberapa hari ini, titik banjir sudah berkurang, seperti di kawasan Jl. R Soekamto, Jl. Basuki Rahmat, Jl. Kol. H. Burlian, Jl. Dr M Isa. Menurutnya, jumlah titik genangan dari tahun 2019 yang berjumlah 66 titik turun menjadi 33 titik di 2020.
“Sekarang curah hujan sudah masuk insentitas tinggi, dan (air sungai) pasang. Hari ini dari pantauan kita ada 5 titik yang masih tergenang, yakni KM 12 (simpang kades), Simpang Polda, depan SMA Kumbang (Kusuma Bangsa), Sapta Marga, dan Paras Jaya (Seberang Ulu I),” ujarnya.
Sekretaris Daerah Kota Palembang, Ratu Dewa, turun ke lokasi terjadinya genangan akibat hujan di Jalan Residen Abdul Rozak di depan SMA Kusuma Bangsa dan di Jalan Sapta Marga.
“Kita minta tim turun ke lapangan, cek titik-titik rawan. Saat begini kita minta banyak kerja di lapangan dan kurangi kerja dari kantor,” tegas Dewa.
Dari pantauannya, genangan di Jalan Residen Abdul Rozak, terjadi karena kecilnya saluran air atau gorong-gorong di kawasan tersebut. Hal itu diperparah dengan adanya endapan lumpur yang cukup tinggi di saluran air, sehingga debit air yang mengalir menjadi lebih kecil.
“Saya sudah minta ke pak Kadin PUPR agar besok segera dikeruk,” ucap Dewa.
Sedangkan di Jalan Sapta Marga, genangan terjadi karena saluran air yang ada tidak mampu menampung air hujan yang turun deras beberapa hari terakhir.
Meski demikian, secara umum Dewa mengatakan, ia mendapat laporan bahwa titik banjir di Palembang sudah mulai berkurang.
“Adanya pompa-pompa air yang kita miliki saat ini cukup membantu pengurangan titik-titik genangan. Kita juga terus berupaya. Melalui tim khusus dari Dinas PUPR untuk terus memantau di lapangan saat hujan deras,” katanya.
Dewa menyebutkan, Pemkot Palembang sudah berkoordinasi dengan Pemprov Sumsel, Balai Besar Wilayah Sungai Sumatra VIII, untuk bersama-sama mengatasi genangan air maupun banjir di Kota Palembang.
“Ini secara target tercapai, karena kita target 50 persen pengurangan titik banjir,” tukas Dewa. (ije)
















