PALEMBANG, fornews.co – Perhelatan Konferta ke IX Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Palembang rampung, setelah terpilihnya pasangan RM Resha A Usman-Nefri Inge sebagai Ketua dan Sekretaris AJI Kota Palembang periode 2026-2029.
Konferta ke IX AJI Kota Palembang ‘Merawat Demokrasi Lewat Tripanji’ yang dihelat di Grand Atyasa Palembang, Sabtu (7/2/2026) kemarin, memunculkan dua pasangan calon yakni, RM Resha A Usman-Nefri Inge dan Nila Ertina-Hafidz Trijatnika.
Dinamika proses pemilihan secara tertutup pada Konferta ke IX kali ini terbilang dramatis. Karena dari 21 suara peserta, pasangan Resha-Nefri memperoleh 11 suara, sedangkan Nila-Hafidz meraih 10 suara.
Usai resmi terpilih, RM Resha A Usman menyampaikan, rasa terima kasih kepada rekan-rekan AJI Kota Palembang yang mendukunh dan memilih pasangan mereka.
“Kita tahu bahwa tantangan media ke depan semakin berat. Tapi mudah-mudahan AJI Palembang semaksimal mungkin bisa menghadapi tantangan itu,” ujar dia, seraya berharap, anggota AJI Kota Palembang bersama-sama merawat demokrasi lewat Tripanji AJI.
Sekretaris AJI Palembang terpilih, Nefri Inge melanjutkan, bahwa organisasi tak bisa berjalan jika tak dilakukan secara bersama.
“Mudah-mudahan saya dan ketua, bersama teman-teman bisa melaksanakan kegiatan organisasi ke depan dan juga bersama merawat demokrasi lewat Tripanji,” kata dia.
Sementara, Sekretaris Jenderal AJI Indonesia Bayu Wardhana mengungkapkan, bahwa pemilihan ketua dan sekretaris AJI Kota Palembang berlangsung seru, karena dua pasangan jurnalis bersaing ketat dan hanya selisih 1 suara.
“Proses pemilihan sangat demokratis. Selamat kepada Resha-Nefri yang terpilih. Saya juga mengapresiasi Nila dan Hafidz. Saya melihat hari ini teman-teman mau maju ambil tanggung jawab. Inilah AJI, mungkin masyarakat tak menemukan di organisasi lain,” ungkap dia, didampingi Ketua Bidang Organisasi AJI Indonesia Ramond Epu.
Tak lupa, Bayu menyampaikan terima kasih kepada pengurus periode 2023-2026, yang menorehkan sejarah sukses menyelenggarakan Kogres AJI 2024 lalu.
“AJI Palembang termasuk AJI tertua, punya sejarah dan keberhasilan dalam penyelenggaraan even besar. Teman-teman harus bisa menjadi contoh AJI lain, bersama-sama kita terus menjaga AJI yang mandiri, independen dan progresif,” tandas dia. (kaf)

















