PALEMBANG, fornews.co – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, berharap Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (IKA FISIP) Universitas Sriwijaya, dapat berintegrasi dengan program pemerintah daerah, khususnya untuk meneruskan program-program yang sudah berjalan baik selama ini.
“IKA Fisip Unsri harus bisa ikut mencurahkan tenaga dan pikiran dengan memberikan pemikiran yang komprehensif untuk kemajuan Sumsel, termasuk untuk ikut menyukseskan Pilkada serentak 2018 dan Pilpres 2019 mendatang,” kata Tjahjo Kumolo saat pengukuhan IKA FISIP Unsri di Graha Sriwijaya, Palembang, Sabtu (31/03).
Sementara itu, Ketua IKA FISIP Unsri, Rudi Irawan mengingatkan, kepada seluruh anggota alumni agar mempersiapkan diri masing-masing untuk menghadapi persaingan pekerjaan. Tak hanya alumni, kata Rudi, mahasiswa Fisip Unsri yang masih belajar juga harus mempersiapkan diri mulai dari bangku kuliah.
“Kita harus persiapkan mereka untuk ke dunia nyata, karena inilah wujud pengabdian mereka. Sebenarnya adik-adik kita, kalau selama ini cuma kenal lingkungan kampus harus siap menghadapi persaingan di luar,” kata Rudi kepada wartawan, usai pengukuhan.
Karena persaingan dipastikan semakin ketat, ke depan pihaknya akan lebih sering menggelar workshop ataupun pelatihan bagi alumni Fisip Unsri, untuk meningkatkan kualitas pribadi masing-masing, menjadi sosok yang mumpuni di bidangnya.
“Kita sebagai alumni siap berperan serta membantu mengawasi jalannya pemerintahan daerah di Sumsel terutama untuk kesejahteraan masyarakat. Bisa jadi juga kita persiapkan alumni kita untuk terjun ke dunia politik agar bisa ikut membantu pemerintah menyejahterakan masyarakat,” tegasnya.
Terpisah, akademisi sekaligus alumni senior FISIP Unsri, Dr MH Thamrin berharap, IKA FISIP Unsri dapat berkiprah dengan tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Alumni harus ikut berkiprah dalam kegiatan bangsa dan negara seperti melakukan pelatihan di masyarakat dan juga membantu sesama alumni menciptakan lapangan pekerjaan. Alumni juga harus memberi input atau masukan kepada lembaga pendidikan dalam rangka penguatan pendidikan, seperti contoh pendidikan politik bagi generasi muda untuk anti politik uang dan juga politik yang bersih,” tandasnya.(bas)

















