PALEMBANG, fornews.co – Tim skateboard Indonesia menambah dua medali dari nomor street yang baru selesai dimainkan siang ini. Di nomor mens street, Indonesia mendapat perak dan skateboarder putri menyumbang perunggu.
Adapun penyumbang medali perunggu di womens street adalah Nyimas Bunga yang mengumpulkan total poin 19,8. Sedangkan medali emas diraih skateboarder Filipina, Margiely Didal, dengan total poin 30,4. Perak jatuh ke tangan Isa Kaya, dari Jepang, yang mengoleksi 25,0 poin.
“Perunggunya buat ibu yang kebetulan hari ini ulang tahun. Ini kado buat ibu,” ujar Bunga usai memastikan diri meraih medali perunggu nomor womens street Asian Games 2018, Rabu (29/08).
Mengenai pertandingan tadi, Bunga mengakui para pesaingnya sangat berat. Sebab selain punya jam terbang lebih banyak, pesaingnya itu sudah lebih berpengalaman.
“Mereka punya skill dan trik-trik yang “mahal”. Mudah-mudahan dalam satu atau dua tahun kedepan dengan latihan lebih keras saya bisa mengejar kemampuan mereka,” tutur Bunga yang baru berusia 12 tahun ini.
Beralih ke sektor putra, persaingan lebih sengit tersaji. Para skateboarder terbaik Asia ini ingin mengukir sejarah sebagai peraih medali emas pertama cabor yang baru pertama kali dikompetisikan di Asian Games ini.
Indonesia yang menurunkan dua wakil yaitu Sanggoe Darma Tanjung dan Aldwien Angkawidjaya bersaing dengan wakil Jepang, Korea Selatan, Thailand dan Malaysia. Meski keduanya sempat memimpin poin hingga kesempatan ketiga, namun perolehan poin akhir ternyata menjadi milik skateboarder asal Jepang, Ike Keyaki, yang mengoleksi total poin 31,1. Sedangkan Sanggoe Darma Tanjung harus puas menempati peringkat kedua dengan total poin 30,5. Tempat ketiga atau medali perunggu jatuh kepada wakil Korea Selatan, Eun Juwon, yang menghasilkan poin 25,4. (ije)

















