PALEMBANG, fornews.co-Setiap orang sepertinya pernah mengalami bagaimana rasanya saat didera flu. Ya, penyakit flu atau influenza ini kerap kali menghampiri, terlebih terjadi di musim pancaroba.
Dikutip dari National Institutes of Health, flu merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus yang dapat menyerang hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Penyakit ini sangat mudah menular ke orang lain, terutama ketika 3-4 hari pertama setelah pengidapnya terinfeksi virus flu.
Gejala yang biasa dirasakan pengidap flu antara lain, demam, sakit kepala, batuk-batuk, pegal-pegal, kehilangan nafsu makan, serta sakit tenggorokan. Gejala flu akan bertambah parah selama 2-4 hari sebelum akhirnya membaik dan sembuh.
Nah, ternyata flu dan pilek adalah dua kondisi yang berbeda. Pilek umumnya muncul secara bertahap, dengan gejala yang lebih ringan, sehingga tidak terlalu berdampak kepada rutinitas pengidapnya. Sementara flu, cenderung menyebabkan gejala yang lebih parah, sehingga bisa mengganggu aktivitas pengidapnya. Namun, masa inkubasi flu lebih singkat.
Memang, flu ini bisa menyerang semua orang, namun ada beberapa orang yang cukup rentan terserang virus flu. Contohnya, memiliki sistem imun yang lemah; hamil atau baru melahirkan; balita dan lansia; mengidap kondisi medis tertentu seperti diabetes, asma, penyakit jantung, atau obesitas.; bekerja atau tinggal di fasilitas umum; serta tubuh dalam kondisi yang tidak fit atau kurang berisitirahat.
Virus influenza adalah penyebab flu pada seseorang. Di samping itu, seseorang bisa tertluar virus ini akibat menghirup udara yang sudah tercemas virus influenza dari orang yang terinfeksi. Cara penularannya bisa melalui bersin atau menyentuh benda yang sudah terkontaminasi virus flu. Selain itu, flu juga bisa menyebar lewat kontak dengan hewan yang sudah terinfeksi.
Ada beberapa hal yang akan dilakukan dokter, untuk mendiagnosis flu. Pertama, biasanya dokter akan melakukan wawancara medis seputar keluhan atau gejala yang dialami pasien. Misalnya, adakah gejala seperti hidung tersumbat, bersin, atau suara serak. Berikutnya, dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik (dapat ditemukan demam). Bila diperlukan, dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang (tes darah) bila gejala flu sudah berlangsung lebih dari 10 hari.
Nah, jika flu ini tidak ditangani dengan tepat, ada kemungkinan bisa menyebabkan masalah kesehatan lainnya. Beberapa komplikasi yang disebabkan oleh flu, yakni serangan asma; gangguan jantung; dan infeksi telinga.
Bagaimana pengobatan flu ini? Umumnya flu dapat sembuh dengan sendirinya. Dengan istirahat yang cukup, banyak minum, serta menjaga tubuh agar tetap hangat. Disarankan bagi pengidap untuk mengonsumsi obat penurun demam. Obat penurun demam juga dapat mengurangi gejala nyeri dan pegal dari flu. Pengidap tidak dianjurkan mengonsumsi antibiotik karena obat ini berfungsi membunuh bakteri, sedangkan flu disebabkan oleh virus.
Jika menunjukkan gejala flu dan berisiko komplikasi, segeralah berbicara dengan dokter guna mendapat penanganan yang tepat. (aha)
















