JOGJA, fornews.co — RS PKU Muhammadiyah Jogja menerima penghargaan dari BPJS Kesehatan atas keberhasilannya memperkuat layanan berbasis digital bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Apresiasi tersebut diberikan karena rumah sakit PKU dinilai konsisten mengintegrasikan sistem pelayanan dengan platform BPJS Kesehatan.
Penghargaan BPJS tersebut terkait implementasi berbagai inovasi, seperti Integrasi Sistem Antrean Online, Sistem Klaim Terpadu, E-SEP, Finger Print dan Frista, Bridging Farmasi, serta penggunaan Rekam Medis Elektronik (RME).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Dr. Ir. Edwin Aristiawan, M.M., kepada Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Jogja, dr. Mohammad Komarudin, Sp.A., di Jogja pada Selasa, 28 Januari.
Dalam keterangannya dr. Komarudin mengatakan, transformasi digital menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas layanan rumah sakit.
Menurutnya, teknologi membantu menciptakan pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan nyaman bagi pasien.
“Digitalisasi ini bukan hanya soal sistem, tetapi bagaimana pasien mendapatkan pengalaman layanan yang lebih baik, mulai dari pendaftaran sampai administrasi selesai,” ujarnya, Jum’at, 30 Januari.
Ia menjelaskan, RS PKU Muhammadiyah Jogja telah lebih dulu mengembangkan antrean online dan rekam medis elektronik secara mandiri sebelum terintegrasi dengan BPJS Kesehatan.
Integrasi tersebut memperkuat transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas layanan, khususnya bagi peserta JKN.
Dengan sistem terintegrasi, alur pasien menjadi lebih tertata, proses klaim berjalan lebih lancar, dan pelayanan farmasi lebih cepat. Dampaknya, waktu tunggu pasien dapat ditekan sekaligus meningkatkan kepuasan layanan.
Selain itu, RS PKU Muhammadiyah Jogja menilai kolaborasi dengan BPJS Kesehatan dan jejaring RS Muhammadiyah (RSMA) penting untuk mendorong peningkatan mutu layanan kesehatan secara berkelanjutan.
Ke depan, rumah sakit berkomitmen terus mengembangkan kualitas data, koordinasi antarunit, serta standar pelayanan agar manfaat transformasi digital semakin dirasakan masyarakat.

















