FORNEWS.CO – Aaron Ramsey menjadi salah satu pemain Tim Nasional Wales yang saat ini memiliki karir yang cukup cemerlang. Sempat meraih beberapa gelar bergengsi bersama Arsenal, kini dia mencoba peruntungan baru di Italia dengan bergabung bersama banyak pemain top seperti Cristiano Ronaldo, Paulo Dybala dan beberapa rekan lainnya di Juventus.
Namun siapa sangka sebelum akhirnya memiliki karir yang cukup cemerlang, dia sempat merasa begitu asing dan tidak percaya terhadap apa yang terjadi saat memulai karirnya di Arsenal yang saat itu dihuni oleh banyak pemain hebat seperti Cesc Fabregas, William Gallas, Van Persie dan banyak pemain lainnya.
“Saya masih 17 tahun saat itu dan merasa seperti: ‘Apa yang terjadi di sini?!’ Saya merasa tersesat tapi mereka merupakan pemain-pemain top, membuat Anda merasa benar-benar disambut baik. Namun, tetap saja Anda harus sedikit menampar diri sendiri,” kata Ramsey dikutip dari bola.net, Senin (13/04).
Beruntung pemain-pemain senior seperti Fabregas mau menolongnya beradaptasi sehingga dia cukup cepat berkembang. Terlebih, Arsenal yang saat itu ditangani oleh Arsene Wenger banyak memberikan kesempatan untuk para pemain muda.
“Wenger merupakan daya tarik besar. Dia bakal memberikan kesempatan untuk pemain-pemain muda, dia bicara panjang dengan saya tentang bagaimana dia membayangkan perkembangan karier saya, bagaimana dia ingin mengembangkan saya dan apa yang perlu saya kembangkan,” ujarnya.
Ramsey didatangkan Arsenal dari Cardiff sebelum dimulai musim 2008/2009 dengan harga 4,8 juta poundsterling. Saat itu, dia baru melewati 22 penampilan bersama Cardiff.
Keputusan membeli Ramsey terbukti tepat. Dia menjelma jadi idola baru fans Arsenal meski sempat mengalami cedera yang cukup parah. 11 tahun berkarier di sana (Arsenal), Ramsey menyumbang 64 gol dalam 369 pertandingan dan meraih sejumlah trofi FA Cup bersama Arsenal.
“Segalanya berjalan cepat di Cardiff. Saya memainkan pertandingan terakhir musim sebelumnya lalu menjalani pramusim. Kami sempat melaju apik di turnamen piala liga tapi pada akhirnya gagal. Sepanjang hidup saya hanya ingin mencoba meraih sesuatu untuk Cardiff, lalu tiba-tiba saya menyadari bahwa saya memasuki ruang ganti dengan pemain-pemain seperti Fabregas, Gallas, dan Toure,” ujarnya lagi.
Pada bursa transfer musim panas lalu, Ramsey meninggalkan Arsenal dan bergabung dengan raksasa Italia, Juventus. (rif/*)
















