
PALEMBANG-Komunitas 9 (K9) Team Indonesia kembali menggelar acara Lintas Rute Dempo (LRD) II, pada 4-6 November 2016. Kegiatan yang lebih mempererat tali silahturahim ini tidak dipungut biaya pendaftaran atau gratis.
“Pendaftarannya sendiri telah dibuka sejak sepekan lalu dan akhir pendaftaran pada tanggal 03 November 2016. Target kita tahun ini diatas 50 tim, terlebih lagi peserta dari luar Sumsel, sebab acara ini juga kami dedikasikan sebagai bentuk turut mensukseskan perhelatan Asian Games yang akan berlangsung di Palembang tahun 2018 mendatang “ ungkap Ketua Pelaksana, Iwan Irawan melalui Ketua Umum K9 Team, Alenso, yang juga didampingi oleh Koordinator Lapangan Ardhy Fitriansyah, Rabu (19/10).
Soal persyaratan yang harus dipenuhi peserta, Alenso menjelaskan, bahwa tidak ada persyaratan khusus. Hanya saja, calon peserta diwajibkan menyerahkan data diri disertai foto 4×6 sebanyak satu lembar dan materai 6000. “Acara ini di support oleh Pemkot Pagaralam dan tanpa dipungut biaya. Pesertanya sendiri tak harus dari kalangan pecinta alam saja, bisa penggiat alam dan freeland lainnya. Terlebih jika ada dari luar Sumsel, minimal dapat mengenalkan keindahan alam Sumsel yang terletak di lokasi acara dan sekitarnya seperti Gunung Dempo, air terjun dan lain sebagainya,” beber dia.
Sementara, Ardhy Fitriansyah menuturkan, untuk teknis penilaian perlombaan lebih diutamakan ketepatan. Baik ketepatan waktu, maupun ketepatan dalam memilih sampah yang akan dibawa peserta sepanjang jalur yang sudah ditentukan bukan kecepatan. “Selain ketepatan juga ada penilaian kekompakan masing-masing tim, serta ketepatan dalam menjawab berbagai pertanyaan yang disiapkan panitia disetiap posko-posko yang dilalui,” terangnya.
Pria yang akrab disapa Anang ini melanjutkan, tahun 2015 lalu jumlah peserta mencapai 43 tim, yang bukan saja berasal daerah kabupaten/kota di Sumsel. Namun ada dari Jakarta, Bengkulu, Jambi, Padang, Kalimantan dan banyak lagi. “Intinya, selain bersaing even ini memperebutkan hadiah. Terpenting guna mempererat tali silaturahmi sesama pecinta alam, penggiat alam dan manusia yang peduli akan alam Indonesia,” ujarnya.
Pioner K9 Team, Erwan dan Almi Diansyah menambahkan, selain menggelar acara, K9 Team juga berusaha memberikan atau meninggalkan sebuah kenangan bagi warga kampung Tangsi IV. Seperti tahun lalu, sebuah tempat air bersama atau tedmon diberikan kepada warga kaki pegunungan Dempo tersebut. “Jangan sampai suatu kegiatan tak meninggalkan bekas. Kami sangat berharap tahun ini dapat memberikan sesuatu juga buat warga disana, kalau dana mencukupi kami ingin membelikan genset, karena memang warga disana sangat membutuhkan, jika tak cukup mungkin dalam bentuk seadanya saja,” harapnya. (tul)
















