PALEMBANG, Fornews.co – Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Sumsel mengumumkan kasus baru di Sumsel. Sebanyak 17 kasus baru ditemukan di Sumsel dan didominasi dari transmisi lokal wilayah Palembang.
Berikut 17 kasus baru yang ditemukan per Jumat, 17 April 2020;
- Pasien dengan nomor kasus 38 perempun berusia 51 tahun asal Palembang status penyebaran lokal,
- Pasien dengan nomor kasus 39, Perempuan berusia 43 tahun asal Banyuasin status penyebaran lokal,
- Pasien dengan nomor kasus 40, laki-laki berusia 33 tahun asal Palembang status penyebaran lokal,
- Pasien dengan nomor kasus 41, laki-laku berusia 24 tahun asal Palembang status penyebaran lokal,
- Pasien dengan nomor kasus 42, peremupuan berusia 22 tahun asal Palembang status penyebaran lokal,
- Pasien dengan nomor kasus 43, laki-laki berusia 30 tahun asal Palembang status penyebaran lokal,
- Pasien dengan nomor kasus 44, perempuan berusia 62 tahun asal Palembang status penyebaran lokal,
- Pasien dengan nomor kasus 45, laki-laki berusia 20 tahun asal Palembang status penyebaran lokal,
- Pasien dengan nomor kasus 46, laki-laki berusia 45 tahun asal Palembang status penyebaran lokal,
- Pasien dengan nomor kasus 47, laki-laki berusia 51 tahun asal Palembang status penyebaran lokal,
- Pasien dengan nomor kasus 48, perempuan berusia 47 tahun asal Palembang status penyebaran lokal,
- Pasien dengan nomor kasus 49, perempuan berusia 32 tahun asal Palembang status penyebaran lokal,
- Pasien dengan nomor kasus 50, laki-laki berusia 42 tahun asal Palembang status penyebaran lokal,
- Pasien dengan nomor kasus 51, laki-laki berusia 32 tahun asal Palembang status penyebaran lokal,
- Pasien dengan nomor kasus 52, laki-laki berusia 32 tahun asal Bandung status penyebaran impor,
- Pasien dengan nomor kasus 53, perempuan berusia 55 tahun asal Palembang status penyebaran lokal,
- Pasien dengan nomor kasus 54, perempuan berusia 55 tahun asal Palembang status penyebaran lokal.
“14 orang positif ini tanpa gejala sedangkan sisanya tiga orang memang merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di RSMH Palembang,” kata Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumsel, Zen Ahmad.
Meningkatnya kasus ini dikarenakan hasil dari penelusuran. Dimana, mayoritas melakukan kontak erat dengan pasien positif diawal. Meskipun begitu, dikarenakan OTG maka dapat dilakukan isolasi di fasilitas khusus atau dirumah dengan pengawasan yang baik, sehingga tidak harus dirawat di rumah sakit.
Ia mengaku meski kasus terus meningkat terutama di Kota Palembang. Namun sejauh ini belum ada rencana untuk melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Karena memang perlu ada kajian khusus untuk mengajukan PSBB serta persetujuan dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes).
“Kami terus mengimbau masyarakat untuk lebih banyak di rumah dan jangan berkumpul jika tidak penting,” singkatnya.
Seperti diketahui hingga saat ini, Total Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Sumsel yakni sebanyak 2.338 orang dengan rincian selesai pemantauan yakni sebanyak 1.797 orang. Sedangkan, dalam pemantauan yakni sebanyak 541 orang.
Untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yakni sebanyak 88 orang dengan rincian 59 orang selesai pengawasan. Sedangkan, dalam proses pengawasan yakni sebanyak 29 orang. Untuk sampel yang diambil yakni sebanyak 269 orang, dengan rincian 54 orang positif, 98 orang negatif dan 117 orang masih dalam proses pemeriksaan lab. (lim)

















