PALEMBANG, fornews.co-Buruknya performa Sriwijaya FC (SFC) dalam mengarungi kompetisi Liga 1 musim ini, bukan hanya mendapat banyak cibiran. Tapi tetap saja, masih ada orang-orang yang peduli dan berharap Laskar Wong Kito mampu bangkit seperti musim-musim yang pernah dirasakan sebelumnya.
Rabu (06/09) malam ini, bertempat di Numa Cafe, berkumpul orang-orang penting yang pernah menyumbangkan jasa untuk SFC, seperti Hendri Zainuddin (Manajer SFC 2009-2012), Ferry Rotinsulu (penjaga gawang SFC 2004-2013) dan Mahyadi Panggabean (fullback SFC 2010-2013), berdoa dan membaca surah Yasin bersama dengan publik sepakbola Palembang.
“Doa bersama ini setelah melihat kondisi SFC yang terus terpuruk, serta kondisi umat muslim di Rohingya Myanmar. Kalau kita perhatikan, perjalanan SFC hampir 10 tahun ini prestasinya luar biasa. Tapi pada musim ini, SFC seperti kehilangan ruh permainan. Sebagai pihak yang berada di luar manajemen, maka kita hanya bisa mendoakan agar SFC segera bangkit,” ujar Hendri Zainuddin, sebelum melakukan doa bersama.
Doa bersama untuk kemajuan dan kebangkitan SFC, serta kedamaian umat muslim di Rohingya, Myanmar ini dipimpin Ustadz Legawan Isa dari UIN Palembang. “Mengapa kita membaca surah Yasin, karena untuk terkabulnya doa ada tiga cara. Pertama, dengan amal soleh dan meminta pada Allah membaca surah Yasin, mendoakan bersama dengan banyak orang, berdoa dengan nama-nama Allah, serta bertepatan dengan waktu yang mustajab,” ungkap Ustadz Legawan.
Sementara, mantan penjaga gawang utama SFC, Ferry Rotinsulu menyampaikan, sebenarnya kondisi SFC sekarang kalau dari segi materi pemain tidak ada yang salah. Masih ada Hilton, Alberto ‘Beto’ Gonzalves dan pemain-pemain muda yang masih bersinar.
“Tapi, mungkin ada sesuatu yang harus diubah, bisa saja hilang cemistry. Mungkin juga, ada suasana yang berbeda dan itu hanya pemain yang bisa merasakan sendiri. Hanya mereka yang tahu, apakah terkait kenyamanan, kurang motivasi dan faktor lain,” ungkapnya.
Ferry yang juga mantan Kiper Timnas ini menambahkan, sebagai legenda hidup Laskar Wong Kito, dia hanya bisa mendoakan semoga SFC bisa bangkit dengan cepat dan membuat semua pendukung setia bergembira kembali. “Musim ini memang ujian terberat bagi SFC. Tentu, bagi orang-orang yang benar-benar mencintai SFC, sangat berharap tim ini cepat keluar dari keterpurukan dan memberikan yang terbaik untuk Sumsel,” tandasnya.(tul)

















