PALEMBANG, fornews.co – Calon Wali Kota Palembang nomor urut 2, Sarimuda, berjanji meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta membenahi segala infrastruktur, jika dipercaya memimpin Palembang, selama 5 tahun ke depan.
“Jika saya terpilih menjadi wali kota, kami (Sarimuda-Rozak) akan meningkatkan ekonomi masyarakat di Palembang. Kami akan memberikan bantuan modal ke UMKM. Karena banyak ibu-ibu yang datang ke saya mengeluhkan modal. Selama ini mereka banyak minjam modal dari bank 46, pinjem 4, balik 6,” kata Sarimuda seraya berseloroh, saat bersilaturahmi dengan masyarakat yang tergabung dalam Kerukunan Iwari Rasuan (KIRAS) Kota Palembang, di Gedung Serbaguna Sehati, Tangga Takat, Seberang Ulu II, Palembang, Kamis (15/03).
Di samping memberikan bantuan modal, Sarimuda juga akan melakukan semacam pelatihan-pelatihan untuk menunjang program peningkatan ekonomi rakyat. “Kami juga akan mendatangkan pengusaha-pengusaha, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk berinvensatsi di Palembang, sehingga tercipta lapangan pekerjaan dan dapat menyerap tenaga kerja yang banyak. Dengan begitu, angka kemiskinan berkurang, pendapatan ekonomi meningkat, pengangguran berkurang,” paparnya.
Dia juga menambahkan, keingininan kembali maju dalam kontestasi Pilkada Palembang ini demi menciptakan Palembang yang Gemilang Darussalam. Kota yang maju tanpa meninggalkan agama dan budaya. Dia pun berjanji, jika terpilih, maka target selama 2 tahun menjabat akan membenahi segala infrastruktur.
“Jalan yang rusak akan mulus. Macet juga akan kita atasi. Termasuk transportasi antarmoda, akan kita lakukan pembenahan-pembenahan. Masalah banjir, pasar tradisional yang becek dan lainnya akan kita perbaiki,” ungkapnya.
Perhatian Sarimuda tidak cukup di situ saja, pendiri Fakem ini juga menyoroti kesejahteraan bagi ketua RT/RW dan guru ngaji.
“Insentif (Ketua) RT akan saya naikkan dua kali lipat, dari Rp300 ribu ke Rp600 ribu, termasuk Ketua RW. Terlebih lagi guru ngaji, baik di musalah maupun di masjid. Karena ada ibu-ibu yang datang ke saya, 29 tahun ngajar ngaji tidak ada honor. Jadi, jika Sarimuda naik (terpilih), guru ngaji akan diberikan honor. Anggaran untuk ulama yang selama ini minim akan saya naikkan, kita anggarkan mungkin sekitar Rp60 atau Rp70 miliar, untuk menciptakan Palembang Darussalam,” ujarnya.
“Intinya, bahwa jika Sarimuda-Rozak jadi, yakinlah kemiskinan berkurang, pendapatan meningkat, pengangguran berkurang,” tukasnya.
Sementara itu, Ketua Kiras Palembang, Almuzamil menyampaikan, kegiatan ini bukan sebagai bentuk dukungan mereka ke Sarimuda dan Abdul Rozak, namun hanya sebatas silaturahmi.
“Kami undang Pak Sarimuda hanya untuk silaturahmi. Karena sesepu Iwari Rasuan yang lain banyak sudah meninggal, jadi Pak Sarimuda kita anggap sesepuh Iwari Rasuan (keluarga besar Rasuan), karena istri beliau adalah orang Dusun Rasuan (OKU Timur).Kegiatan seperti ini sudah sering kami lakukan, kalau masalah dukungan, tergantung masyarakat (Rasuan) sendiri mau pilih siapa,” tandasnya. (bas)

















