KAYUAGUNG, fornews.co – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten OKI, H Husin SPd MM menyatakan, munculnya kandungan gas pada air hasil sumur bor yang dibuat oleh warga Desa Awal Terusan, Kecamatan SP Padang, merupakan salah tu gejala alam.
Menurutnya, hal yang sama juga sebelumnya pernah terjadi di kecamatan lain di Bumi Bende Seguguk. “Kejadian yang sama juga pernah terjadi di Kecamatan Pedamaran. Ini merupakan salah satu gejala alam,” katanya kepada fornews.co, Kamis (27/09).
Husin menjelaskan, dari beberapa fenomena yang terjadi, gas tersebut tidak serta merta menyembur dan permanen sampai bertahun-tahun. Biasanya, kalau sudah habis maka semburang terebut akan langsung redup (hilang).
“Tapi tetap masyarakat harus waspada, jangan sampai malah menimbulkan masalah baru lagi. Misal menimbulkan korban, kalau memang pengen lihat cukup dari jauh,” ujarnya, seraya mengatakan agar pihak kades membuat batasan untuk warga yang ingin melihat.
Husin menambahkan, sektor pertambangan saat ini di bawah naungan pihak provinsi, sehingga pihaknya tetap akan berkoordinasi dengan pihak provinsi terkait gejala alam yang kembali terjadi ini. (riy)

















