
PALEMBANG, fornerws.co-Ketua DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) menegaskan, pengurus dan anggota partai harus punya keahlian dan karakter militan dalam membangun dan berjuang untuk mensejahterakan rakyat.
Pria yang kerap disebut HT itu mengungkapkan, sistem perekonomian bangsa yang saat ini kapitalis, telah membuat perekonomian bangsa menjadi stagnan. Untuk memperbaikinya perlu perubahan, dan Perindo harus bisa merubah persoalan bangsa tersebut. Hingga kesejahteraan masyarakat bukan hanya di nikmati oleh kelas atas saja, tetapi seluruh bangsa harus menikmatinya. “Sistem inilah yang harus dirubah secara signifikan, masyarakat bawah perekonomiannya harus terangkat menjadi kelas menengah, dan kelas menengah harus terangkat keatas, demikian juga kelas atas harus lebih sejahtera,” ungkapnya.
CEO MNC group itu menerangkan, persoalan yang saat ini berkembang, kelas atas menjadi penikmat kesejahteraan tersebut. Dampaknya, Jakarta merupakan rumah bagi orang kaya, sementara daerah lainnya jadi tertinggal. Ketimpangan sosial dan ekonomi ini akan terus terjadi, selama tidak terjadi perubahan sistem. “Inilah tugas perindo, bagaimana seluruh bangsa merasakan kesejahteraan tersebut. Tidak hanya dinikmati mereka orang kaya saja, tetapi seluruh bangsa harus merasakannya,” terangnya.
HT mengingatkan, para kader dan pengurus Partai Perindo untuk terus mengembangkan pengetahuan dan keahliannya masing-masing. Sebab, ilmu pengetahuan yang tinggi dapat membawa perubahan yang lebih baik. “Karena itu pendidikan itu sangat penting. Perindo harus secara terus menerus melakukan berbagai pendidikan keahlian, juga saya ingatkan masukkan pendidikan karakter agar terwujud kader perindo yang militan,” tukasnya.
Sementara, Ketua DPW Partai Perindo Sumsel Febuar Rahman mengatakan, untuk dapat mencapai perubahan, Partai Perindo terus bekerja keras membangun struktur partai dalam memenangkan pemilu 2019 akan datang. “Ini yang sedang dibangun Perindo, untuk dapat mencapai perubahan maka Partai Perindo harus berada dalam sistem pemerintahan,” katanya.
Perubahan pemerataan ekonomi masyarakat, tambahnya, dapat diwujudkan dengan sistem regulasi perdagangan yang bijaksana, hingga dapat melindungi keberadaan usaha kecil masyarakat. (tul)
















