SEKAYU, fornews.co – Untuk kesekian kalinya, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex diganjar penghargaan bergengsi. Kali ini penghargaan datang dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Selain Piagam Penghargaan, Dodi juga akan menerima Penyematan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dimaksud Berdasarkan Permendagri No 42 Tahun 2018 Tentang Statuta Institut Pemerintahan Dalam Negeri atas jasa dan pengabdian dalam proses pembangunan daerah serta perhatian dan pemberdayaan alumni pendidikan tinggi kepamongprajaan di Kabupaten Musi Banyusin, Provinsi Sumatra Selatan.
Penghargaan diberikan kepada H Dodi Reza Alex karena dianggap sebagai pemimipin yang visioner yang mampu menjalankan pemerintahan dengan baik dan mengamalkan ajaran Astha Brata yang berisi delapan nilai utama, yakni matahari, bulan, bintang, angin, langit, api, samudera dan bumi. Selain itu, prestasi yang diraih Dodi ini karena dianggap mampu menjaga stabilitas pemerintahan di Musi Banyuasin.
“Beliau juga sosok pemimpin muda yang energik dan terus berinovasi dalam memajukan daerah yang saat ini dipimpinnya. Program beliau yang santer di tingkat nasional seperti program replanting sawit pertama di Indonesia, program aspal karet pertama diterapkan di tingkat kabupaten secara nasional. Tak hanya itu, di bidang pemerintahan juga mampu berprestasi dan berhasil membina, mengarahkan, memberdayakan para anak didiknya khususnya atlet-atlet muda yang terekspose saat ini meraih prestasi baik tingkat regional, nasional dan yang terbaru kami monitor Dodi Reza Alex juga diberi penghargaan dari PR Indonesia sebagai Best Communicators 2018 kategori Bupati, yang dinilai oleh Tim PR Indonesia melalui 17 Tim Media Mainstream Indonesia yang legalitasnya diakui publik. Selain itu beliau juga kami monitor memberdayakan alumni sekolah pemerintahan (purna praja) menduduki jabatan struktural dari tingkat eselon 2 sampai jabatan Camat yang didominasi oleh Alumni Pamong Praja di daerahnya,” beber Plt Rektor IPDN Prof. Ermaya Suradinata, Minggu (18/11).
Ermaya menambahkan, keputusan pemberian penghargaan dan penganugerahan lencana tersebut telah ditandatangani di Jatinangor pada tanggal 15 November 2018, berdasarkan Keputusan Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri Nomor 861-533 Tahun 2018. Adapun prosesi penyerahannya akan dilakukan pada Senin, 19 November 2018.
“Penyerahan penghargaan diawali upacara di lapangan Parade Abdi Praja IPDN Kampus Jatinangor yang disaksikan kurang lebih 3.000 Praja IPDN yang saat ini sedang mengenyam pendidikan di Kampus IPDN. Penghargaan ini akan saya berikan langsung,” ujar Ermaya.
Terpisah, Ketua Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Sumsel Riki Junaidi didampingi pengurus IKAPTK Muba Joni Martohonan, menjelaskan bahwa penghargaan tersebut hanya diberikan kepada kepala daerah yang memiliki prestasi dan sukses menjalankan program-program yang dipimpinnya. Berdasarkan pengamatan Tim Penilai dari IPDN dijelaskan bahwa setelah melalui serangkaian penilaian, Bupati Muba sangat layak diberikan penghargaan tersebut.
“Tidak hanya itu, berbagai lencana dan penghargaan baik di tingkat nasional dan tingkat internasional yang banyak diraih oleh Bupati Muba juga merupakan bagian dari penilaian. Hal ini akan menjadi motivasi kami kedepannya untuk terus dapat meneladani beliau selaku pemimpin daerah yang muda, visioner dan inovatif,” kata Riki. (ije)

















