PALEMBANG, fornews.co-Aparat kepolisian yang berjaga-jaga menanti aksi penolakan UU Cipta Kerja di kawasan kantor DPRD Sumsel, mendapati sejumlah pelajar dan pengangguran yang akan ikut dalam gelombang aksi tersebut.
Pantauan fornews di lokasi, setidaknya ada enam remaja yang di setop petugas untuk tidak bergabung dalam rombongan mahasiswa. Keenam rejama tersebut mengenakan baju kaos hitam dan celana jeans hitam.
“Mereka ini rata-rata pelajar dan pengangguran. Kita antisipasi dulu agar mereka tidak ikut bergabung dalam rombongan mahasiswa,” ujar salah satu petugas kepolisian, Kamis (8/10).
Saat ditanya petugas apakah mereka mahasiswa dan dari universitas apa, ke enam remaja tersebut menjawab dengan santai.
“Aku nganggur pak, cuma nak melok-melok demo bae,” kata salah satu remaja tersebut.
Aksi lanjutan penolakan UU Cipta Kerja di Palembang sendiri menurut sejumlah mahasiswa yang berkumpul di depan Palembang Icon, mulai dilakukan pukul 13.00WIB. (aha)
















