
PALEMBANG, fornews.co-Anggota DPRD Sumsel daerah pemilihan(dapil) Ogan Ilir (OI) dan OKI Rusdi Tahar menyatakan, pihaknya akan mempertanyakan langsung kepada Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU BM) Sumsel, terkait belum di perbaikinya jalan di Kecamatan Muara Kuang dan Lubuk Keliat, Kabupaten OI.
“Dari dapil OI dan OKI serta Komisi IV tentu akan menindaklanjuti, dengan memanggil Dinas PU BM Sumsel. Dalam momentum ini, akan kita pertanyakan alokasi anggaran yang masuk pada 2016 lalu, yang sekarang dan 2018. Nanti pemetaannya akan dikehtaui, apakah anggarannya kurang atau bagaimana,” ujarnya, saat ditemui Gedung DPRD Sumsel, Senin (10/07).
Rusdi Tahar yang juga Anggota Komisi IV menjelaskan, memang jalan di Kecamatan Muara Kuang dan Lubuk Keliat, merupakan infrastruktur vital bagi masyarakat. “Akses itu untuk aktivitas mereka. Kita paham, karena ini sangat mengganggu. Misalkan ada berapa warga yang tak jadi berobat karena jalan rusak, anak-anak terlambat sekolah, lantaran kondisi jalan. Bisa juga, karena akses rusak jadi kebutuhan hidup menjadi mahal lantaran rusak, apalagi disana masyarakat itu sebagian besar profesinya petani,” tandasnya.
Rusdi Tahar menegaskan, sebenarnya pada rapat paripurna sebelumnya dia pernah menginterupsi, terkait kerusakan jalan di wilayah tersebut. “Memang ada perbaikan. Tapi masih banyak kerusakan dibeberapa titik lain. Itu memang jalan provinsi, dan memang kondisinya sangat rusak,” tegasnya.
Pekan lalu, warga Kecamatan Muara Kuang dan Lubuk Keliat, mengadu ke DPRD Sumsel. Pengaduan mereka kali ini, terkait semakin parahnya jalan provinsi yang berada di wilayah mereka, seperti di Desa Betung, Lubuk Keliat, Kembahang dan Embacang, Kecamatan Lubuk Keliat. Kemudian, di 14 desa di Kecamatan Muara Kuang, diantara Desa Kelampadu, Sukajadi, Ramakasih, Sukacinta, Nagasari, Sri Kembang, Tanah Abang Ilir, Tanah Abang Ulu, Muara Kuang, Kasa, Kuang Anyar, Rantau Sialang, Sri Menanti dan Mungu. (tul)

















