PALEMBANG, fornews.co – Timnas All Star telah menyambangi enam kabupaten/kota dalam rangkaian Alex Noerdin Cup 2019. Memainkan 11 laga sejauh ini, Timnas All Star menyapu bersih kemenangan.
Isnan Ali dkk memulai tour Alex Noerdin Cup 2019 di Muara Enim, lalu berlanjut ke Lahat, Empat Lawang, Pagaralam, Lubuklinggau, dan Musi Rawas. Dari enam daerah itu, rata-rata Timnas All Star memainkan dua pertandingan, kecuali di Kabupaten Empat Lawang yang hanya memainkan satu laga.
Sejauh ini skuad Timnas All Star belum pernah terkalahkan. Bahkan setiap laga selalu dimenangkan dengan skor telak. Namun pada pertandingan melawan Lahat Selection, tim asuhan Nasir Salassa hanya unggul 1-0.
Kala itu, mantan pemain belakang Sriwijaya FC Mahyadi Panggabean menjadi penyelamat tim yang berisikan mantan-mantan punggawa Timnas Indonesia. Berkat gol tunggalnya tersebut Timnas All Star meraih kemenangan.
“Kalau saya lihat dari enam kabupaten/kota yang sudah kita lalui, lawan terberat yakni tim dari Kabupaten Lahat,” kata bek Timnas All Star Alex Noerdin Aris Indarto saat dibincangi awak media, Rabu (30/1) siang.
Aris menambahkan, ketika pertandingan tersebut banyak pemain-pemain muda. “Memang saat itu banyak pemain muda. Mereka lawan terkuat kita. Bisa saja saat tim daerah saling bertemu, Lahat yang sulit dikalahkan,” tuturnya.
Senada dikatakan Penjaga Gawang Timnas All Star Fauzi Toldo. Dia mempunyai pandangan yang sama terhadap Tim Lahat Selection yang untuk sementara menjadi tim paling terkuat dan sulit dikalahkan oleh Timnas All Star.
“Mungkin saja mereka akan dilebur menjadi satu tim dengan tim yang kita lawan pada pertandingan pertama di Lahat. Mungkin saja nanti ada regulasi usia, karena saat itu mereka banyak pemain muda,” tambah mantan punggawa SFC ini.
Selain Lahat, lanjut dia, tim asal Kabupaten Musi Rawas juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Menurutnya Tim Lokal Musi Rawas mempunyai permainan yang bagus meski kalah dengan skor telak oleh Timnas All Star.
“Musi Rawas juga mainnya bagus, kerja sama tim yang solid dan semangat tinggi. Setiap daerah hanya mengirimkan satu tim ke Palembang mengikuti babak selanjutnya. Pasti mereka akan menyatukan kekuatan,” pungkasnya. (ije)

















