SEKAYU, fornews.co – Jaringan gas rumah tangga di Kabupaten Musi Banyuasin sudah mulai dirasakan warga di Kecamatan Bayung Lencir. Sejak tahun 2020 sudah 782 rumah tangga di Kecamatan Bayung Lencir yang menikmati Jargas dan dipastikan terus bertambah di tahun 2021.
“Tahun 2021 ada 6.000 sambungan tersebar di Kelurahan Bayung Lencir Indah dan beberapa desa seperti Simpang Bayat, Bayat Ilir, Mendis dan Senawar Jaya,” ujar Camat Bayung Lencir, M Imron, saat berada di perkampungan Suku Anak Dalam, Kamis (11/3/2021).
Menurut Imron, sejak Rabu (10/3/2021) Tim PGN mulai uji coba gas ke beberapa sambungan rumah tangga.
“Secara estafet akan diluaskan ke pelanggan yang berada di Bayung Lencir. Kebijakan pemasangan Jargas gratis ini sangat memudahkan hidup warga. Secara ekonomi beban warga mulai berkurang. Kehadiran pemerintah terasa nyata di tengah masyarakat. Warga bersyukur dan berterimakasih kepada Bupati Muba Dodi Reza Alex,” kata Imron.
Bupati Muba Dodi Reza Alex mengatakan, apa yang dirasakan warga Bayung Lencir hari ini adalah buah dari kerja keras di mana jauh-jauh hari dirinya sudah menginisiasi Jargas rumah tangga. Kala itu Dodi sangat menginginkan warganya menikmati Jargas karena Muba adalah penghasil Migas terbesar di Sumsel. Sebagai penghasil gas terbesar, Muba juga telah mengaliri gas untuk operasional PT Pusri.
Dodi juga merancang kerja sama dengan Pimpinan Komisi VII DPR RI, Alex Noerdin, untuk mewujudkan ribuan sambungan jaringan gas (Jargas) bumi untuk rumah tangga di beberapa titik seperti Kecamatan Sungai Lilin, Kecamatan Sekayu, dan Kecamatan Bayung Lencir. Menurut Dodi, selama ini pihaknya terus meminta kepada Kementerian ESDM agar pemasangan Jargas rumah tangga tak hanya difokuskan di kawasan perkotaan.
“Jadi sudah sangat tepat acara hari ini kita bersyukur perjuangan kita selama 3 tahun maka kota-kota kecamatan di Muba bagian timur ini mendapatkan jaringan gas rumah tangga. Jelas ini meringankan ekonomi masyarakat. Gas ini lebih murah, lebih bersih dan pasti juga bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat untuk energi yang terbarukan,” tutur Dodi.
Pimpinan Komisi VII DPR RI, Alex Noerdin mengatakan, sebagai penghasil gas terbesar di Indonesia, seleyaknya warga di Kabupaten Muba semakin banyak yang dapat menikmati Jargas rumah tangga tersebut.
“Calon pelanggan terdaftar kurang lebih 50.000 sambungan. Saya minta silakan 50.000 sambungan rumah Jargas untuk Musi Banyuasin di tiga kecamatan dan ditambah tiga kecamatan yang lain. Tahun depan mungkin belum tercapai 50.000, tapi dengan capaian 48.000 jadilah, 2.000-nya menyusul tahun selanjutnya. Karena dari sinilah asal gas itu, jadi wajarlah,” kata Alex. (ije)

















