PALEMBANG, fornews.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 01 (Paslon 01), Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin, sebagai Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Periode tahun 2019-2024.
Penetapan tersebut dituangkan dalam Keputusan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor: 1185/PL.01.9-Kpt/06/KPU/VI/2019 tentang Penetapan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Terpilih dalam Pemilihan Umum Tahun 2019 yang dibacakan oleh Ketua KPU RI Arief Budiman pada Rapat Pleno di Kantor KPU, Jakarta, Minggu (30/6) sore.
Salinan Keputusan KPU tersebut kemudian diserahkan kepada pemerintah yang diwakili Sekretaris Kabinet Pramono Anung, perwakilan peserta pemilu, perwakilan lembaga negara, dan perwakilan penyelenggara pemilu.
Dengan penetapan ini, pasangan Jokowi dan Ma’ruf Amin akan dilantik sebagai pasangan Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024 pada Oktober 2019. Bagi Jokowi ini merupakan periode kedua dirinya menjadi Presiden RI, setelah bersama Jusuf Kalla menjadi Presiden dan Wapres RI Periode 2014-2019. Pada Pilpres bulan April 2019, Joko Widodo – Ma’ruf Amin memperoleh 85.607.362 suara atau 55,50%.
Jokowi yang berpidato usai penetapan capres terpilih 2019, mengajak semua pihak melupakan pilihan politik yang telah membelah bangsa Indonesia.
“Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk melupakan perbedaan pilihan politik yang sempat membelah kita: 02 dan 01,” kata Jokowi di panggung penetapan capres-cawapres terpilih di gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Minggu (30/06).
Jokowi menekankan pentingnya persatuan seluruh komponen bangsa Indonesia. Dengan persatuan, pembangunan bisa dilakukan dengan baik.
“Kita harus bersatu kembali menjadi Indonesia, Negeri Pancasila yang mempersatukan kita semuanya,” kata Jokowi.
Dalam pidatonya, Jokowi juga mengajak Prabowo bersatu kembali. “Saya mengajak Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Sandiaga Uno untuk bersama-sama membangun negara ini. Saya yakin beliau berdua adalah patriot yang menginginkan negara kita makin kuat, makin maju, dan makin adil dan makmur,” tukas Jokowi. (ije)

















