JAKARTA, fornews.co-Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta semua permasalahan dan mafia sepakbola di tanah air untuk cepat selesai. Untuk itu, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) diharapkan segera menuntaskannya.
“Kalau saya ya selesaikan sampai tuntas, agar bola kita betul-betul bersih, yang juara juga betul-betul juara. Jangan sampai kita sudah terlanjur wuaaah juara, juara, juara ternyata….ternyata apa, banyak apa, banyak pengaturan skor,” kata Presiden Jokowi menjawab wartawan, usai penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat, di Gelanggang Remaja Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (22/02) pagi.
Mengenai keputusan untuk menyelenggarakan Kongres Luar Biasa (KLB), Presiden Jokowi mempersilakan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PSSI, atau ketentuan FIFA. “Silakan saja sesuai status FIFA, ADR/ART di PSSI. Kalau calon Ketua Umum PSSI itu urusan PSSI,” tegasnya, seperti dikutip dari setkab.go.id.
Sekadar informasi, Polri melalui Satgas Anti Mafia Bola sudah menetapkan 15 orang sebagai tersangka terkait kasus mafia bola, termasuk di antaranya pengaturan skor. Di antara tersangka itu, ada Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono, dan petinggi PSSI lainnya seperti anggota Komite Eksekutif PSSI, Johar Lin Eng, dan anggota Komisi Disiplin Dwi Irianto. (tul)

















